Warta Desa, Pekalongan – 21 Juni 2025.– Kebocoran aliran air dari jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Desa Legokkalong, tepatnya di Dukuh Sari RT 03 RW 05, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, sudah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa adanya tindakan perbaikan. Kondisi ini dikeluhkan warga, khususnya Dony, pemilik rumah yang terdampak langsung oleh kebocoran tersebut.
Menurut Dony, kebocoran air terjadi tepat di depan rumahnya dan mengalir terus-menerus. Hal ini membuatnya terpaksa membangun saluran air (selokan) sendiri agar genangan air tidak merusak halaman dan merembet ke bagian rumah.
“Awalnya saya tidak membuat selokan, tapi karena air terus mengalir akibat kebocoran, akhirnya saya harus membangun selokan sendiri. Saya juga khawatir tanah di samping rumah longsor, jadi saya buat talud demi keamanan rumah,” ujar Dony saat ditemui pada Sabtu (21/6/2025).
Dony menambahkan, pembangunan selokan dan talud tersebut menelan biaya hingga jutaan rupiah. Ia menyayangkan tidak adanya perhatian dari pihak PDAM, padahal kebocoran ini merupakan tanggung jawab mereka sebagai penyedia layanan air bersih.
Dugaan sementara, kebocoran berasal dari pipa saluran air bersih milik PDAM Kota Pekalongan yang melintasi wilayah Dukuh Sari, Desa Legokkalong.
Warga lainnya pun berharap pihak PDAM segera turun tangan memperbaiki kebocoran yang sudah terjadi selama puluhan tahun ini. Selain menyebabkan kerugian secara materiil, kebocoran yang dibiarkan berlarut-larut juga berpotensi merusak lingkungan sekitar.
“Kalau dibiarkan terus seperti ini, bisa merusak jalan, pondasi rumah, dan menciptakan bahaya longsor, terutama saat musim hujan,” imbuh salah satu warga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM saat dikonfirmasi menyatakan akan segera melakukan pengecekan dan berterima kasih atas laporan dari warga. (Gusanto)










