Pemalang, Wartadesa. – Kematian kambing secara mendadak dengan tubuh kehabisan darah, kembali terjadi di Pulosari Kabupaten Pemalang. Kejadian tersebut terjadi beberapa hari ini di area perkebunan dan hutan di sekitar desa Gunungsari.
Kades Gunungsari, Teteg Winanteya mengatakan bahwa selama ini warga sulit mengontrol hewan ternak mereka karena jarak kandang yang jauh dari permukiman.
“Sehingga saat terjadi serangan, warga tidak mengetahuinya. Diduga hewan misterius yang menyerang hewan ternak warga ini adalah anjing liar,” jelas Teteg, Senin (16/7).
Baca: Diduga, Vampire Dog di Lereng Gunung Slamet
Warga sendiri sudah berusaha untuk melakukan penjagaan dengan membuat perangkap dan berjaga di sekitar kandang dengan mempersenjtai diri untuk menjaga agar serangan tidak kembali terjadi. “Meski demikian, pihaknya belum bisa menangkap hewan liar tersebut sampai sekarang,” tutur Kades Gunungsari.
Untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang llagi, personel Polsek Pulosari bersama warga Desa Gunungsari melaksanakan patroli bersama.
Kanit Reskrim Pulosari, Aipda Achmad Shaefullah, bersama dengan anggota dan warga melaksanakan penyisiran di area perkebunan dan sekitar hutan di Desa Gunungsari. “Kegiatan patroli ini dilakukan baik siang maupun malam hari sebagai antisipasi dari serangan hewan liar tersebut dan juga tidak hanya itu, warga masyrakat juga membuat perangkap untuk mencegah serangan dari hewan liar tersebut,” jelas Aipda Achmad Shaefullah.
Sementara itu, Kapolsek Pulosari, Iptu Ketut Astawa mengatakan masyarakat dan pihak kepolisian terus berupaya melakukan antisipasi serangan hewan liar dengan melakukan patroli malam dan siang untuk memburu hewan atau anjing liar yang diduga melakukan penyerangan.
“Selain itu pihak kepolisian juga melakukan sosialisasi agar warga memindahkan hewan ternak ke kandang yang lebih dekat dengan permukiman,” terang Kapolsek. (Eva Abdullah)










