close
Sosial Budaya

Kirab Satu Negeri di Pekalongan

kirab satu negeri
kirab satu negeri

Kajen, Wartadesa. – Bupati Asip Kholbihi, bersama unsur Muspida dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat, menerima rombongan Kirab Satu Negeri Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pekalongan di halaman pendapa bupati, Senin kemarin (8/10).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Asip Kholbihi menyampaikan terima kasih dan selamat kepada seluruh rombongan Kirab Satu Negeri, karena telah sampai di Kabupaten Pekalongan.

Pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut, dapat menanamkan nilai-nilai nasionalisme. ”Semoga dengan kirab ini dapat memacu kita sebagai penyelenggara pemerintahan, untuk lebih giat lagi membangun negeri, tidak hanya membangun fisik tetapi juga rohani,” kata Bupati.

Disebutkan, semangat kebersamaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi perbedaan, merupakan modal utama dalam merawat kebinekaan. ”Para pejuang telah mencurahkan segalanya untuk memerdekakan bangsa Indonesia. Sudah selayaknya hal itu diteladani, salah satunya lewat semangat Kirab Merah Putih ini,” jelas Asip.

Ketua GP Ansor Kabupaten Pekalongan, M Azmi Fahmi menyebutkan, ada 17 bendera pataka yang diberangkatkan dari lima titik terluar di Indonesia, yakni dari Sabang, Merauke, Rote, Miangas dan Nunukan. ”Kirab Merah Putih telah dimulai pada 16 September dan direncanakan akan berakhir pada 26 Oktober mendatang,” terangnya.

Ditambahkan, Kirab Satu Negeri tidak hanya membawa bendera merah putih, akan tetapi membawa pesan kepada seluruh masyarakat, agar bersama-sama mempertahankan kemerdekaan, menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Dalam kirab juga diimbau untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, dan bendera merah putih harus tetap berkibar sampai kapan pun di tanah air,” tambah dia. Usai diterima oleh Bupati pagi hari, rombongan Kirab Satu Negeri dilepas oleh Kapolres Pekalongan AKBPWawan Kurniawan, untuk menuju ke Kabupaten Pemalang.

Sebelum melepas, Kapolres Pekalongan menyampaikan, sebagai generasi penerus bangsa wajib meneruskan perjuangan para pahlawan, yang salah satunya diwujudkan dalam bentuk kegiatan Kirab Satu Negeri. Lebih lanjut, AKBP Wawan berharap momen semacam ini dapat menjadi motivasi kepada para generasi muda untuk melakukan kegiatan yang positif dalam mengisi kemerdekaan.

”Kegiatan semacam ini merupakan salah satu wujud cinta tanah air kita terhadap bangsa. Pesan saya hati-hati di jalan, serta patuhi rambu dan tidak arogan, kelengkapan keselamatan juga diutamakan,” ujar Kapolres.

Usai dilepas Kapolres yang didampingi Bupati Pekalongan, rombongan kirab menuju Kabupaten Pemalang dengan route Kajen-Bojong-Wiradesa- Siwalan hingga sampai di perbatasan kedua Kabupaten, yakni di Masjid Rembun Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. (Humas Pemkab Pekalongan)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kirab satu negeri