close
Hukum & Kriminal

Sempat buron setahun, komplotan pencuri dan penadah motor diciduk

pencuri buron
Tiga buronan ditangkap petugas dalam kasus pencurian dan penadah motor.

Kajen, Wartadesa. – Setelah sempat buron setahun, komplotan pencuri motor, Dodi Zakaria alias Codot warga Dukuh Gombong Desa Bulakpelem Kecamatan Sragi, Dwi Ariyanto alias Gento (21) warga Desa Legokclile, Bojong dan seorang penadah Adnan Mudi (34) warga Desa Legokcelile, Bojong, diamankan petugas kepolisian, Selasa (09/10).

Mereka dibekuk  sekira pukul 10.00 WIB di Jalan Raya Bojong tepatnya depan Polsek Bojong. Barang bukti diamanjkan berupa Yamaha Mio NoPol G-5643-AT berikut kunci kontaknya.

Sebelumnya, kedua tersangka yaitu Gento dan Codot melakukan pencurian sepeda motor  pada Rabu, 30 Agustus 2017. Yakni sekira pukul 04.00 WIB sepeda motor milik Dian Fitri (25) di dalam rumah beralamat di Dukuh Kebonsuwung Desa Sidomukti Kecamatan Karanganyar.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom menegaskan bahwa penangkapan terhadap ketiga tersangka dilakukan Selasa 9 Oktober 2018 sekitar pukul 10.00 wib. Penangkapan hasil laporan warga yang kehilangan sepeda motor di Desa Sidomukti, Karanganyar.

“Anggota berhasil menangkap Codot di depan Polsek Bojong. Selanjutnya dilakukan pengembangan oleh Buser dan kembali menangkap Gento di rumah Desa Legokclile Kecamatan Bojong,” terangnya.

Kemudian, lanjut dia dari hasil pemeriksaan Codot telah menjual motor ke Adnan Mudi di Desa Legokclile Bojong.

“Kedua tersangka Codot dan Gento dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, sedangkan Adnan dikenakan pasal 480 KUHP sebagai penadah barang hasil curian,” lanjutnya.

Dikatakan para tersangka diringkus bersamaan dalam Ops Candi Jaran 2018 yang dimulai 9 sampai 28 Oktober 2018. (WD)

Tags : pencuri motor