Wonokerto, WartaDesa. – 30 relawan gabungan dari Komunitas Pecinta Bumi (KPG) Wonokerto, Greenpeace Pekalongan dan KPKL membersihkan Kali Mrican dari enceng gondok. Kegiatan dihelat pada Ahad (13/12) tersebut menyampaikan pesan moral untuk peduli lingkungan dan kebersihan perlu dilakukan dengan tindakan nyata secara konsisten dan berkelanjutan.
Imam Nur Huda, pria yang akrab disapa Kang Hoed, menyampaikan kepada Warta Desa bahwa kegiatan tersebut rutin digelar tiap bulan. “Tujuannya untuk membersihkan sampahdan enceng gondok di sungai Mrican, tanggul Wonokerto, sebagai gerakan kepedulian lingkungan dan mencintai bumi,” ujarnya Senin (14/12).
Kang Hoed menambahkan, kegiatan tersebut didukung oleh BWS Pemali Comal, Dinas Perkim LH Kab Dinas PU/Pusdataru, Camat Wonokerto, kepala desa dan pengusaha setempat. Ia menambahkan, kegiatan rutin yang dilakukannya saat ini masih membutuhkan alat lapangan seperti cangkruk, jangkar, tambang, sabit, cangkul juga perahu sampah.
Imam berharap kegiatan yang dihelat secara rutin bulanan tersebut dapat menggerakkan banyak pihak untuk andil dalam membersihkan lingkungan. “Semoga banyak pihak bisa tergerak ikut andil dalam gerakan lingkungan dan kebersihan khususnya di sungai-sungai Pekalongan. Apalagi sekarang sudah masuk musim hujan, (kegiatan ini) diharapkan tidak ada tumpukan sampah yang menghambat aliran air.” Pungkasnya. (Bono)










