close
Sosial Budaya

Komunitas Pendingin Petanjungan bagikan 10 ton beras

kkp

Pemalang, Wartadesa. – Bagi masyarakat di Desa Petanjungan Kecamatan Petarukan, Pemalang, budaya sedekah yang dilakukan oleh Komunitas Pendingin Petanjungan (KPP) yakni warga Desa Petanjungan yang merantau di Jabotabek, sudah menjadi bagian dari kegiatan rutin yang dilaksanakan pada setiap Ramadan.

Ditahun ke-4 ini, KPP setidaknya telah mendistribusikan sebanyak 10 ton beras yang dibagikan kepada masyarakat Desa Petanjungan. Kades Petanjungan, Abdur Rohman Sabtu (16/5/2020) mengatakan, untuk tahun ini KPP menyiapkan 2000 pak berisi 5 kg. beras yang dibagikan kepada sekitar 1800 KK di Desa Petanjungan dan para lansia serta anak-anak yatim piatu.

Kegiatan bhakti sosial yang diinisiasi dan dimotori oleh H. Nuryadi beserta warga Petanjungan yang ada di daerah perantauan ini, rutin dilaksanakan pada setiap bulan Ramadan. Namun dengan kondisi pandemi Covid -19, yang tengah merebak saat ini, Distribusi bantuan beras dilakukan dengan sistem door to door, melalui 48 RT yang ada di 3 RW

Menurut Abdur Rohman, Sedekah yang dilakukan KPP tidak hanya dibulan Ramadhan saja tapi juga ketika ada kegiatan Muharaman. Terkait hal itu, Abdur Rohman menyampaikan terima kasih kepada KPP yang telah peduli dengan warga desanya khususnya bagi warganya yang kurang mampu. Abdur Rohman berharap, bagi para pengusaha yang sukses, dapat membantu masyarakat lainnya yang kurang mampu seperti yang dilakukan oleh KPP Desa Petanjungan.

Sementara itu, koordinator distribusi sedekah KPP Desa Petanjungan, Bahar Ihwani, mengungkapkan, dari 10 ton beras yang didistribusikan untuk warga Desa Petanjungan, 7 ton berasal dari KPP dan 3 ton berasal dari keluarga H. Nuryadi selaku Penasehat KPP. Gerakan sedekah yang rutin lakukan oleh KPP, seperti dikatakan Ihwan, bukanlah untuk ajang pamer atau ria, tapi untuk syi’ar Islam dan menjadi contoh yang baik.

Diceritakan Ihwan, sebelum ada pandemi Covid -19, banyak kegiatan yang dilakukan KPP, antara lain, takbir keliling, halal bihalal dan pengajian, namun karena ada wabah covid – 19, kegiatan tersebut untuk tahun ini ditiadakan, bahkan menurut Ihwan, saat ini, masyarakat Desa Petanjungan yang masuk di komunitas Pendingin Petanjungan yang masih berada di Jakarta, sesuai dengan anjuran pemerintah mereka ikhlas tidak pulang.

“Sebagian dari kami yang ada di rumah membantu agar program KPP tetap terlaksana. Anggota KPP 175 orang. Semua bekerja dibidang pendingin, yakni pekerjaan yang berhubungan dengan service AC dan kulkas, distributor serta sparerpart AC”, kata Ihwan.

Kepada masyarakat desa Petanjungan Ihwan nmengharapkan doanya untuk mereka yang mencari rezeki melalui pendingin di Jakarta agar senantiasa sehat dan Allah SWT. menambahkan untuk rezeki mereka. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Beraspemalangpendingin