close
Sosial Budaya

Korban tenggelam kali Wuluh ditemukan

tenggelam kali wuluh

Pemalang, Wartadesa. – Idin alias Kucit bin Caswal (34) warga Dukuh Kemangmang Rt. 03/09 Surajaya Pemalang yang hanyut di kali Wuluh perbatasan Pemalang dengan Bantarbolang pada Sabtu (11/2) akhirnya ditemukan warga pada Senin (13/2) Pukul 09.00 WIB.

Kronologi tenggelamnya Idin bermula setelah panen jagung yang terletak tidak jauh di lokasi kejadian, Idin bersama dua teman sekampungnya, Moko dan Budi berniat mencuci kaki di kali wuluh untuk membersihkan lumpur dari sawah. Naas, Idin terpeleset dan terbawa arus sungai yang deras. Demikian disampaikan Humas Polres Pemalang melalui AKP Lies.

Warga beserta Bhabinkamtibmas Desa Surajaya melakukan pencarian korban, namun karena kejadian berlangsung pada sore hari, proses pencarian dihentikan karena mulai gelap. Pencarian korban disepakati pada keesokan harinya. Hingga akhirnya Idin ditemukan pada Senin sekitar Pukul 09.00 WIB.

Penemuan jenazah korban ini dibenarkan oleh AKP Lies setelah adanya laporan dari warga, bahwa Idin telah ditemukan oleh warga. Idin temukan dengan tubuh membengkak sekitar satu KM dari lokasi kejadian.

Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka. Sebelum dimakamkan korban diperiksa terlebih dahulu oleh tim medis dari Puskesmas Kec. Paduraksa, untuk memastikan bahwa korban meninggal murni karena hanyut terbawa arus. (tribratanewspemalang)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kali Wuluhtenggelam