close
KesehatanPendidikan

Kota Pekalongan belum terapkan pembelajaran tatap muka, Januari mendatang

saelani
Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz.

KOTA PEKALONGAN, WARTADESA. – Pemerintah Kota Pekalongan memutuskan untuk tidak melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka pada Januari 2021 mendatang, meski Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan memperbolehkan hal tersebut. Kewenangan pembelajaran tatap muka diputuskan oleh pemerintah daerah, komite sekolah, pihak sekolah dan orang tua siswa.

“Sampai sekarang belum berani, statusnya masih belum memungkinkan (tatap muka), karena melihat situasi kasus Covid-19 di Kota Pekalongan belum reda,” ujar Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz usai membuka grup diskusi terfokus Optimalisasi Pajak di Ruang Amarta, Setda.

Menurut Saelany, saat ini kasus Covid-19 di Kota Batik masih fluktuatif. Pihaknya belum mengizinkan KBM secara tatap muga, lantaran adanya kluster baru di salah satu lembaga pendidikan pondok pesantren yang 14 anak didiknya terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kota Pekalongan sampai hari ini belum memungkinkan dibuka untuk KBM tatap muka, apalagi di salah satu pondok pesantren kita ada santrinya yang terpapar 12 orang ditambah lagi dua hari ini,” terangnya.

Menurut Saelany, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pengelola pondok pesantren tersebut untuk penanganan lebih lanjut.

Saelany menyebut, saat ini Kota Pekalongan masuk zona merah.  Pihaknya senantiasa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan melalui penerapan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan memakai sabun dan menjaga jarak aman minimal 1,5-2 meter sebagai upaya pencegahan Covid-19 yang sangat efektif.

“Ini kita prihatin sekali apakah pesantrennya harus ditutup sementara atau dipulangkan terlebih dahulu santrinya, dan yang sakit harus diseriusi untuk penanganannya. Dari pengelola pondok pesantrennya meminta seluruh santri untuk bisa di swab semuanya. Kalau terkonfirmasi positif, kita harus cepat-cepat bertindak , ini tidak bisa dibiarkan karena pesantren itu kan 1 ruang saja untuk beberapa orang. Jadi untuk keputusan izin KBM tatap muka ini kita belum ada,” tandasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Peninggian jalan bukan solusi atasi rob Pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Penanganan banjir dan rob di Kota Pekalongan dinilai hanya sebatas tindakan sementara dan tidak solutif. Hal Read more

Perjuangkah hak-hak orang lemah, PD IPM gelar pelatihan jurnalistik

Kajen, Wartadesa. - Menyiapkan generasi muda yang memperjuangkan hak-hak akar rumput (kaum kecil dan lemah) perlu dilakukan sejak dini. Seperti Read more

Nyadran, kini menarik hati kaum milenial

NYADRAN yakni bebesik (membersihkan) makam dan memanjatkan do'a-doa dan selamaetan dengan berbagi makanan, menjelang bulan Ramadan, atau dalam penanggalan Jawa, Ruwah, kini Read more

Sepekan tenggelam, warga Randumuktiwaren ditemukan

Kajen, Wartadesa. - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan bersama instansi terkait menyatakan seorang warga Desa Randumuktiwaren Kecamatan Bojong yang Read more

Tags : kbm tatap mukaPekalongan