Wonokerto, Wartadesa. – Karena lupa mematikan pompa air (sanyo, sebutan orang Pekalongan), rumah milik Nadhirin (60), warga Desa Bebel Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan, ludes dilalap api.
Kejadian berlangsung Jum’at (22/06) malam tersebut dietahui oleh korban saat duduk-duduk di teras rumahnya. Nadhirin, selepas menyalakan pompa air, kemudian pergi ke teras depan rumanya untuk duduk-duduk. Selang 20 menit berikutnya, korban melihat kepulan asap dari dalam rumahnya.
Kontan saja korban berteriak meminta tolong warga sekitar. Warga yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan untuk membantu memadamkan api yang melalap rumah.
Kemudian warga langsung melapor ke Polsek Wiradesa bahwa ada kebakaran, mendapat laporan tersebut anggota pihak Kepolisian langsung menuju ke lokasi kejadian dan menghubungi pemadam kebakaran.
Selang beberapa menit kemudian sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Pekalongan tiba di lokasi, hingga pukul 21.15 WIB api berhasil dipadamkan.
Tidak ada korban jiba dalam kejadian tersebut namun kerugian material ditaksir mencapai setengah miliar. “Kejadian kebakaran tersebut tidak sampai memakan korban jiwa, namun kerugian korban ditaksir mencapai Rp. 500.000.000,-.”, kata Iptu Akrom, Humas Polres Pekalongan.
Teras SMPN 3 Kajen Terbakar
Sementara itu, sebelumnya api membakar teras SMPN 3 Kajen di Desa Gandarum Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Rabu (20/06) siang.
Kebakaran terjadi sekira Pukul 11.30 WIB. Informasi kejadian bermula saat Eko (56), bersama kedua temannya Teguh (28) dan Rohman (28) sedang membongkar plafon teras ruang perpustakaan SMPN 3 Kajen. Saksi kemudian melihat percikan api di atas plafon dan langsung membakar aluminium foil yang berada di atas plafon tersebut.
“Para saksi ini kemudian bergegas mengambil air untuk memadamkan kobaran api dan meenghubungi Polisi serta pemadam kebakaran,” ucap Kasubbag Humas.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp. 3 juta. “Alhamdulillah ketika petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi api sudah dapat dipadamkan oleh Eko dan kawan-kawannya. Sementara ini percikan api yang mengakibatkan kebakaran diduga karena hubungan arus pendek listrik,” pungkas Iptu Akrom. (Eva Abdullah)










