Pemalang, Wartadesa. – Berhati-hatilah dan bijaklah dalam menggunakan media sosial. Ungkapan jempolmu adalah harimaumu terjadi pada salah seorang warga bernama Nur Syahidin, penduduk asal Desa Sikasur Rt. 05/04 Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. Pria dengan akun FB Idein Syahh Syah diadukan ke Polsek Watukumpul oleh Kepala Puskesmas Watukumpul, dr. Mukhammad Mezy ZE lantaran postingannya terkait layanan publik, Jum’at (22/06).
“PUSKESMAS WATUKUMPUL
mohon di koreksi dr segi pelayanan… jam besuk tertulis pagi jam 10:00 sampejam 11:00 Iebih blum dibuka….
blum lagi saat ada pasien pake acara getok2 pintu…
dan petugasnya judes_judes…
mohon di perbaiki.. bila peru pecat petugas yang gak bener,“ demikian postingan Nur Syahidin di media sosial.
Postingan tersebut dinilai Kepala Puskesmas Watukumpul, sangat merugikan, hingga pihaknya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat.
Menurut dr. Mezy, postingan tersebut direspon pengguna media sosial dengan beragam komentar yang merugikan manajemen Puskesmas.
dr. Mezy mengaku akan berterima kasih jika komplain langsung bertemu langsung dengan pihaknya. ”Kami malah akan berterima kasih kalo sdr Nur Syahidin komplen langsung ke kami, baik ketemu langsung dengan saya sebagai Kepala Puskesmas atau menggunakan kotak surat yang telah kami sediakan bahkan membuat surat pengaduan ke Bapak Bupatipun kami terima dan tidak mempermasalahkan, nah ini ditulis di medsos dan apa yang ditulis juga belum tentu kebenarannya oleh karena itu kami mengadukan sdr. Nur Syahis ke Polsek Watukumpul,” lanjutnya.
dr. Mezy mengklarifikasi bahwa tutupnya pintu Puskesmas pada waktu itu dikarenakan tenaga medis Puskesmas, sebagin berada di luar, ada yang melakukan tindakan UGD, sehingga pasien tidak boleh diganggu oleh orang lain.
”Kejadian saat sdr. Nur Syahid berkunjung ke Puskesmas Watukumpul jadi semua tidak benar apa yang dituduhkan apalagi Puskemas Watukumpul adalah salah satu Puskesmas yang terbaik di Pemalang berdasarkan sertifikasi yang didapatkan,” ujar dr Mezy.
Adanya aduan dari Kepala Puskesmas Watukumpul tersebut, Nur Syahid meminta maaf kepada Puskesmas Watukumpul. Dia yang datang ke Polsesk Watukumpul dengan diatar oleh kedua orangtuanya mengaku menyesal telah memposting terkait layanan publik dengan membuat surat pernyataan diatas materai, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.
“Saya Nur Syahid pemilik akun FB Idien Syahh Syahh bersama ini saya meminta ma’af kepada pihak Puskesamas Watukumpul yang diwakili dr. Mezy karena saya telah melakukan tindakan merugikan bagi Puskemas Watukumpul dan ini sebagai pembelajaran buat saya dan rekan-rekan pengguna medsos agar kedepan lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan medsos”, ungkap Nur Syahid. (Sumber: Harian Pemalang)









