close
pentas-seni

Sragi.wartadesa – Ada yang beda suasana malam minggu di Pujasera (pusat jajan masyatakat) Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Ratusan masyarakat, terdiri anak-anak, kaum muda-mudi dan orang tua mengerumuni panggung pentas seni Pelestarian dan Kreatifitas Seni budaya yang diselenggarakan oleh pemerintah kecamatan setempat beserta instansi terkait. Sabtu (19/11).

Pentas seni digelar di Pujasera Sragi dalam rangka merawat kesenian di Kab. Pekalongan, Sabtu (19/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa
Pentas seni digelar di Pujasera Sragi dalam rangka merawat kesenian di Kab. Pekalongan, Sabtu (19/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa

Adapun seni yang dipentaskan antara lain, qosidah, tari, 0pera van sragi, karawitan, olah vokal dan drama yang rata-rata diikuti oleh pelajar Sekolah Dasar se-Kecamatan Sragi. Acara ini digelar dalam rangka untuk merawat kesenian di Kabupaten Pekalongan. “Kanggo nguri-uri budaya, ngerawat kesenian Pekalongan.” Ujar panitia kegiatan.

Sodikin, salah satu penonton asal Desa Mejasem Kecamatam Siwalan ketika ditanya mengatakan sudah mengetahui dilokasi tersebut akan ada pentas seni sejak sore tadi. “Tadi sore saya sudah lewat sini dan saya melihat ada persiapan akan ada pentas, maka dari itu saya datang bersama anak saya, malam mingguan sekalian momong anak” ucap Sodikin. (Amar/himam/eva)

Tags : dramamerawat keseniannguri-uri budayaPekalonganqosidahSragitari

Leave a Response