close
Hukum & Kriminal

Misteri Ledakan Atap Rumah di Rowokembu Terungkap: Dipicu Petasan Balon Udara, Berakhir Damai

template berita foto warta desa(13)

WARTADESA, WONOPRINGGO – Misteri suara ledakan keras yang merusak atap rumah warga di Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, akhirnya terkuak. Kepolisian memastikan sumber ledakan berasal dari petasan berukuran besar yang dibawa oleh balon udara liar dan jatuh di pemukiman warga.

Insiden tersebut tak hanya merusak fisik bangunan, tetapi juga memakan korban luka. Seorang buruh bangunan terpelanting dan terluka saat berusaha memperbaiki kerusakan atap tersebut.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini bermula pada Minggu (12/7/2026), saat pemilik rumah dikagetkan oleh suara ledakan hebat dari bagian atap. Meski plafon rumah jebol dan berlubang, saat itu warga belum mengetahui pasti sumber ledakan tersebut.

Penyebab utama baru terungkap sembilan hari kemudian, Selasa (21/7/2026), ketika hujan deras membuat air merembes masuk melalui atap yang berlubang. Pemilik rumah lantas memanggil Sugiyanto (63), seorang buruh bangunan, bersama rekannya untuk melakukan perbaikan.

Saat memeriksa atap, mereka menemukan selongsong petasan berukuran besar yang masih menyisakan bahan peledak. Setelah selongsong dievakuasi, Sugiyanto kembali naik untuk menutup lubang seng. Namun naas, ia tak sengaja menginjak sisa serbuk bahan peledak yang masih tercecer di atas seng.

Gesekan dari pijakan tersebut seketika memicu ledakan susulan. Sugiyanto terpelanting dan mengalami luka lecet di kening, rambut bagian belakang hangus terbakar, serta mengeluhkan pusing hebat sebelum akhirnya dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi Amankan 6 Remaja dan Tempuh Jalur Problem Solving

Menindaklanjuti laporan warga, Polsek Wonopringgo langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan, petugas mengidentifikasi enam orang remaja yang diduga kuat menerbangkan balon udara dengan diikatkan petasan.

Guna mencegah konflik sosial yang memanjang, polisi memediasi para pelaku dan pihak korban di Ruang Reskrim Polsek Wonopringgo pada Senin (27/7/2026). Dalam forum tersebut, keenam remaja mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maaf. Pihak korban pun menerima iktikad baik tersebut dan sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.

Kapolsek Wonopringgo, AKP Adhi Agung, menegaskan bahwa penanganan perkara ini mengedepankan pendekatan yang humanis.

“Kami mengedepankan penyelesaian yang humanis melalui problem solving ketika seluruh pihak memiliki itikad baik untuk berdamai,” terang AKP Adhi Agung, Selasa (28/7/2026).

Imbauan Bahaya Balon Udara Berpetasan

Meski diselesaikan secara musyawarah, AKP Adhi Agung menekankan pentingnya mengambil hikmah dari kejadian ini. Ia mengingatkan bahaya besar dari tradisi menerbangkan balon udara yang ditambahi bahan peledak.

“Peristiwa ini menjadi pembelajaran bahwa menerbangkan balon udara dengan membawa petasan atau bahan peledak sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan orang lain. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak melakukan aktivitas yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Kapolsek berharap penyelesaian secara kekeluargaan ini tidak hanya menjaga keharmonisan antarwarga di Desa Rowokembu, tetapi juga menjadi peringatan keras bagi seluruh masyarakat agar tidak lagi menerbangkan balon udara berpetasan demi keselamatan bersama. ***

Terkait
GP Ansor Kab. Pekalongan serukan warga tak ikut demo

GP Ansor Kab. Pekalongan menghimbau agar warga NU Kab. Pekalongan tidak ikut-ikutan melakukan aksi demo ke Jakarta tanggal 4 Nopember Read more

Agak risih sih dengernya, tapi ….

Wonopringgo, Wartadesa. - Agak risih juga sih dengernya, disebutin organ reproduksi, trus masa-masa remaja ... kadang mimpi basah, tapi karena Read more

Operasi Zebra akan digelar serentak November ini

Pekalongan, Wartadesa. - Seluruh jajaran Polsek, Polres dan Polda di Indonesia akan menggelar operasi zebra, terhitung mulai tanggal 16 hingga Read more

Awas penipuan berkedok pengiriman data guru

Pekalongan, Wartadesa. Hati-hati terhadap email yang dikirim dari Hamid Muhammad dengan alamat email humasdikdasmen@gmail.com, email  berupa permintaan data guru dan Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : petasanWonopringgo