Wonopringgo, Wartadesa. – Puluhan sopir dump truk rumahan (pribadi) Desa Wonorejo Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan menggeruduk rumah Sekretaris Desa (Sekdes) Wonorejo, lantaran mereka menolak pengecoran jalan yang biasa dilewati sopir dump truk untuk mengangkut tanah galian C desa setempat.
Karena takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan maka sekdes Desa Wonorejo langsung melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian. Mendengar berita tersebut pihak kepolisian yaitu aiptu suhirman kanit binmas dan bripka fajar segera turun menuju rumah Sekdes Wonorejo. Selasa (1/8) malam.
Paguyuban sopir truk desa setempat, menuntut pemerintah desa membatalkan kegiatan pengecoran jalan yang lokasinya di antara desa menjangan, desa wonorejo dan desa sampih.
Para sopir truk tersebut khawatir bila pengecoran jalan tersebut tetap dilaksanakan maka akan menimbulkan berkurangnya pengoperasian pengangkutan material galian C.
Yang mungkin biasaya sehari bisa lima kali namun karena pengecoran jalan sekarang hanya bisa dua sampai tiga kali, hingga berdampak pada penghasilan para sopir. Ujar salah satu perwakilan aksi.
Sekdes Wonorejo dibantu Aiptu Suhirman dan Bripka Fajar berusaha untuk menenangkan warga dan memberikan saran masukan agar dalam penyampaian aspirasi warga tidak dengan menggunakan cara kekerasan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada titik temu antara pihak paguyuban sopir dump truck dan pemerintah desa. (Eva Abdullah)










