close
Sosial Budaya

PC NU Kota Pekalongan bagikan seribu paket beras

beras

Kota Pekalongan, Wartadesa. – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan bersama Pemerintah Kota Pekalongan Rabu (13/5) menyerahkan bantuan sebanyak 1.000 kantong beras kemasan 5 kilogram melalui program NU Peduli kepada masyarakat terdampak Covid-19 kurang mampu di 47 ranting yang ada di Kota Pekalongan.

“Atas nama Pemerintah Kota Pekalongan, kami ucapkan terima kasih atas langkah nyata atas kepedulian PCNU Kota Pekalongan dalam membantu masyarakat terdampak Covid-19 yang sangat membutuhkan uluran tangan kita bersama,” ujar Walikota Pekalongan, Saelany Mahfudz.

Saelany berharap langkah inisiatif kepedulian PCNU Kota Pekalongan tidak hanya berhenti di sini saja melainkan juga dapat terus digalakkan dan menjadi contoh dari lembaga-lembaga lain untuk melakukan hal serupa.

“Apa yang dilakukan PCNU Kota Pekalongan semoga dapat ditiru semua pihak dan lembaga-lembaga lain untuk membantu sesama yang membutuhkan karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan akibat terdampak Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Pekalongan  Muhtarom mengungkapkan, bantuan yang dibagikan melalui program NU Peduli ini merupakan bentuk bakti sosial kepada masyarakat yang kurang mampu dan terdampak Covid-19 di Kota Pekalongan.

“Pembagian beras kepada kaum dzuafa sebagai tindaklanjut aksi NU Peduli yang sudah berjalan sejak awal April lalu berupa penyemprotan tempat-tempat ibadah, fasilitas umum, edukasi dan sosialisasi,” tutur Muhtarom.

Dikatakan, pembagian beras ini merupakan titipan para donatur yang peduli dengan kaum duafa’ yang mengalami kesulitan di tengah pandemi Covid-19. Sehingga NU terpanggil untuk berbagi meski masih jauh dari kecukupan. “Hingga saat ini terkumpul 1.000 kantong beras ukutan 5 kg. Sebanyak 705 diberikan kepada dzuafa’ lewat 47 ranting NU, sedangkan selebihnya dibagikan lewat badan otonom NU,” ungkapnya.

Muhtarom berharap, bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya kepada para penerima untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah Covid-19. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : BerasNUPekalongan