close
Sosial Budaya

Pedagang Pecel Lele Lamongan meninggal dunia di pinggir jalan

mayat bondansari

Wiradesa, Wartadesa. – Zaeanal Arifin (37), warga Desa Kertosari, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang yang sehari-harinya berjualan pecel lele Lamongan di depan Bulog Bondansari, Wiradesa ditemukan dalam kondisi meninggal di pinggir jalan dekat SPBU Bondansari.

Menurut keterangan pihak kepolisian yang melakukan evakuasi sesaat setelah mendapatkan laporan warga.  Diperoleh keterangan bahwa malam itu korban mengeluh sakit yang kemudian minta diantar rekannya, Agus Salim (5&), warga Desa Bondansari Rt 15 Rw 05 Wiradesa.

Dengan berkendara sepeda motor suzuki nopol G.2588.RB, korban diboncengkan rekannya ke PKU Muhammadiyah Kauman, kemudian diperiksa oleh dr Imron.

Dokter yang memeriksa korban  menyarankan agar  Zaenal Arifin segera dibawa ke rumah sakit supaya dapat segera tertolong. Namun baru saja korban hendak keluar ke rumah sakit, korban merintih sesak nafas dan berhenti di dekat SPBU desa Bondansari. Korban akhirnya meninggal di lokasi kejadian.

Atas perintah Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa Prabowo,  korban dibawa  ke RS Kraton Kota Pekalongan dengan menggunakan mobil Patroli. Petugas Polsek Wiradesa telah mengabari orang tua korban yang berdomisili di Batang untuk mengambil jenazah di RSUD Kraton.  (WD)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian