close
sosialisasi

Wartadesa, Sragi. – Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Desa Sumubkidul, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan didorong untuk memiliki sertifikasi produk. Hal demikian disampaikan oleh Didiek Harahab, narasumber dalam sosialisasi bertema Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), Selasa (26/12/2023).

Acara dihelat  oleh Mahasiswa KKN Universitas Pekalongan, bertempat di balai desa setempat, dengan dihadiri oleh para pelaku UMKM yang berada di Desa Sumubkidul.

Didiek Harahab menjelaskan pentingnya SPP-IRT dalam kegiatan usaha. “Pelaku UMKM kami dorong agar memiliki sertifikat produksi sehingga bisa meningkatkan pasar, yang awalnya hanya di sekitaran, dengan dimilikinya sertifikat dapat merambah ke pasar minimarket (toko modern).” Ujarnya.

Didiek menegaskan dalam pengurusan sertifikat ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Di Desa Sumubkidul saat ini terdapat mahasiswa KKN dari Universitas Pekalongan yang terdiri dari dua kelompok.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut mahasiswa KKN menyampaikan akan mendampingi para pelaku UMKM yang ada di Desa Sumubkidul dalam rangka pengurusan SPP-IRT. (Buono)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kkn unikalPekalongansertifikasi produksumubkidulumkmunikal