KAJEN, WARTADESA. – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kihajar Dewantara sukses menggelar acara pelepasan dan wisuda bagi peserta didik program pendidikan kesetaraan pada Sabtu (4/7/2026). Acara yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini melepas sebanyak 95 peserta didik yang telah dinyatakan lulus.
Adapun rincian jumlah lulusan pada tahun ini terdiri dari:
-
Paket A: 2 peserta didik
-
Paket B: 30 peserta didik
-
Paket C: 63 peserta didik
Kemeriahan acara begitu terasa berkat berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari prosesi pelepasan yang sakral hingga penampilan pentas seni yang memukau dari para peserta didik.
Mengusung Semangat “Sukses Belajar, Sukses Bekerja”
Dengan mengusung tema tersebut, PKBM Kihajar Dewantara berharap seluruh lulusan tidak hanya berhenti di sini, melainkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau langsung terjun ke dunia kerja bermodalkan ilmu dan keterampilan yang telah didapat.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan PKBM Kihajar Dewantara menegaskan bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian akademik semata, melainkan dari akhlak dan sikap sehari-hari.
“Seluruh alumni harus senantiasa menjaga adab, bersikap tawaduk, serta menghormati orang tua, guru, dan para pembimbing kapan pun dan di mana pun berada,” pesan Ketua Yayasan.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu ragu dengan jalur nonformal, karena kualitas pendidikan di PKBM terbukti tidak kalah saing dengan sekolah formal pada umumnya.
Harapan dan Program Gratis di Bawah Usia 24 Tahun
Senada dengan hal tersebut, Kepala PKBM Kihajar Dewantara, Kismo Utomo, memberikan motivasi besar bagi anak-anak yang sempat putus sekolah agar tidak patah arang dan mau kembali mengejar cita-cita mereka.
“Kami mengajak anak-anak yang putus sekolah untuk kembali belajar. Pendidikan harus tetap dilanjutkan demi masa depan yang lebih baik,” ujar Kismo.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperluas akses pendidikan, Kismo menjelaskan bahwa PKBM Kihajar Dewantara membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat. Bahkan, pihak lembaga menyediakan program pendidikan gratis bagi peserta didik yang berusia di bawah 24 tahun untuk semua jenjang (Paket A, B, dan C).
Melalui langkah ini, PKBM Kihajar Dewantara terus konsisten menjadi jembatan bagi masyarakat yang belum sempat menyelesaikan sekolah formal, guna memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan yang setara untuk meraih masa depan yang gemilang. (Andi Purwandi)










