Pekalongan, Wartadesa. – Menyikapi beberapa bencana alam yang terjadi di Jawa Tengah, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Jateng menyalurkan bantuan ke lokasi-lokasi terdampak bencana. Ketua DPW FK PKBM Jateng, Tuslikhah, menyerahkan secara simbolis bantuan bencana kepada Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FK PKBM Kabupaten Pekalongan, Ari Lanang, Rabu, 10 Februari 2021, di Wiradesa, Pekalongan, yang selanjutnya didistribusikan DPD FK PKBM Kabupaten Pekalongan ke PKBM-PKBM yang terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan.
Tuslikhah menyampaikan adanya bencana yang terjadi di beberapa kota dan kabupaten di Jawa Tengah, DPW FK PKBM Jateng memberikan bantuan sebagai wujud kepedulian dari DPW FK PKBM Jateng. Pendistribusiannya sendiri dilakukan dimulai siang ini. Tuslikhah juga menyampaikan beberapa kota dan kabupaten yang akan menjadi titik bantuan, diantaranya adalah Kota dan Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Batang, Kendal, Kota Semarang, Demak dan Pati.
Bentuk bantuannya sendiri disesuaikan dengan kemampuan dan hasil koordinasi lapangan dengan Ketua DPD FK PKBM setempat. Tuslikhah menjelaskan bantuan tersebut adalah sumbangan dari DPW FK PKBM Jateng. Namun, apabila nanti dikemudian hari ada penggalangan dana atau sumbangan dari DPD maupun donatur yang lain maka bantuan akan disalurkan kembali sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan kondisi bencananya.
Bantuan yang disalurkan DPW FK PKBM Jateng berupa makanan seperti mie instan, air mineral, pembalut wanita dan susu. Sementara itu, fungsionaris DPD FK PKBM Kabupaten Batang, Dawam Abdul Hanif, menyampaikan di Batang ada PKBM yang terendam banjir selama empat hari, tetapi sudah surut.
Dirinya melaporkan jumlah tutor dan warga belajar PKBM yang terdampak mencapai 9 orang. “Alhamdulillah Kabupaten Batang yang terdampak hanya satu lembaga. Itupun yang kelompok belajarnya di Batang Utara,” ungkapnya.
Ketua DPD FK PKBM Kota Pekalongan, Khoirul, menyampaikan PKBM di Kota Pekalongan ada lima PKBM, antara lain PKBM Jetayu dan PKBM Darul Islah di Panjang Wetan, PKBM Ummi Aminah Klego, PKBM Tunas Bangsa di Tirto dan PKBM Unggulan.
Khairul mengaku PKBM yang dia koordinir yaitu PKBM Tondano hanya terdampak sedikit di halaman depan, tetapi banjir tidak sampai masuk ke kelas-kelas, hanya masyarakat di sekitar PKBM banyak yang rumahnya terendam. Tuslikhah menambahkan total bantuan yang disalurkan mencapai 6,5 juta rupiah sesuai analisa kebutuhan di lapangan.
“Di Pemalang ada PKBM yang terdampak banjir yaitu PKBM Mahardika dan PKBM Flamboyan di Ulujami yang banjirnya lumayan tinggi hingga kini belum surut,” tegasnya.
Tuslikhah juga menyampaikan bantuan tersebut dapat juga dibagikan di lingkungan sekitar PKBM yang terdampak, sebagai wujud kepedulian. “Sasaran utamanya yang ada hubungannya dengan PKBM. Pendistribusian di Pekalongan sudah alhamdulillah selesai, tinggal yang Kendal, Semarang, Demak dan Pati. Semua bantuan akan didistribusikan ke Ketua DPD masing masing kabupaten kota untuk menjembatani penyaluran,” paparnya. (Fakhrudin)










