Kajen, Wartadesa. – Desa Proto Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan akan menjadi kampung Qur’an. Demikian disampaikan oleh Bupati, Asip Kholbihi, Kamis (16/11). ”Tidak ada salahnya, bila Kabupaten Pekalongan juga memiliki Kampung Alquran,” ujarnya.
Menurut Asip, Pekalongan selama ini dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak qori dan qariah tingkat nasional, bahkan guru-guru mengaji di tingkat internasional. Hal tersebut bisa menjadi modal sosial untuk membangun Kampung Quran di Kabupaten Pekalongan.
”Modal sosial yang sudah ada ini, sebenarnya bisa kita garap serius dengan membangun kampung Quran. Hal ini karena potensi alamiah-nya sudah ada,” tambah Asip.
Asip menyebut daerah yang dinilai bisa menjadi pioneer menjadi kampung Quran adalah Desa Proto di Kecamatan Kedungwuni. Hal ini karena di Desa Proto sudah lahir ratusan hafidz dan hafidzoh (penghafal Alquran). Dengan dibentuknya Kampung Quran, diharapkan desa terserut bisa menjadi tempat tujuan wisata religi di Kabupaten Pekalongan.
”Nanti kita akan undang para Kepala Desa dan para Kyai untuk membahas hal ini lebih lanjut. Kita akan diskusikan desain Kampung Quran. Seiring dengan itu kita juga akan bangun Pusat LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran),” pungkasnya. (Eva Abdullah)










