Kandangserang, Wartadesa. – Seorang pemuda berinisial Balut (18), warga Desa Garungwiyoro, Kecamatan Kandangserang, Pekalongan dikeroyok sekelompok pemuda saat hendak mengambil motor yang diparkirnya, usai menonton pertandingan sepakbola di Desa Sukoharjo, Kandangserang. Kamis (05/08).
Akibatnya, Balut mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya dan diperban.
Keterangan dari Balut kepada kontributor Wartadesa, saat kejadian Balut berniat mengambil motor di parkiran dan pulang. Saat itulah ia mendapat hinaan dan berujung pengeroyokan.
Tanpa tahu sebab-musababnya, Balut dimaki-maki oleh panitia sekaligus penjaga parkir, padahal Balur sudah membayar uang parkir.
Hal tersebut juga di benarkan Dodo (21), rekan Balut. Dodo mengatakan bahwa ia sudah membayar uang parkir. “Saya sudah bayar parkir tapi panitia masih ngotot dan mengumpat kata-kata kotor, bahkan saat itu Balut juga didorong dan di ajak berkelahi namun saat itu Balut tidak menanggapinya,” ungkap Dodo yang saat itu di tempat kejadian.
Seleng beberapa detik, Pongge (24) yang juga rekan korban, mendengar dan melihat hal tersebut, ia berniat untuk mengelerai dan menengahi, justru malah di keroyok sampe babak belur.
Sementara itu, Kapolsek Kandangserang Suradi mengatakan bahwa perhelatan sepakbola tersebut tidak mengantongi izin maupun pemberitahuan dari pihak berwenang.
Lantaran hingga saat ini tidak ada itikad baik dari para pelaku, korban mengaku akan membawa masalah tersebut keranah hukum. (Andy Purwadi)










