close
EkonomiLayanan PublikSosial Budaya

Sebaiknya bantuan yang diterima, diberikan yang benar-benar membutuhkan

blt

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Kisruhnya data penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada program Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Kota Pekalongan terus bermunculan. Seperti terjadi di Padukuhan Kraton, Pekalongan Utara, ada dugaan satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendapatkan BLT.

Imam Nurhuda, warga Padukuhan Kraton mengungkapkan bahwa adanya dugaan Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) yang memperoleh program BLT tersebut menjadi perbincangan hangat selepas tadarus  semalam, Senin (11/05).

“Ada warga mampu dan PNS yang dapat BLT mas … ini jadi topik obrolan bakda (selepas) tadarus semalam,” ujar Imam, Selasa (12/05).

Imam menambahkan bahwa adanya PNS yang menerima BLT tersebut masih dalam ranah obrolan semata karena belum ada data yang riil. “Masih dalam ranah obrolan warga, jadi belum bisa jadi data. Kebenarannya hari ini, ketua RW lagi ambil datanya di kelurahan, jadi kita tunggu dulu.” Lanjutnya.

Terpisah,  Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz mengungkapkan bahwa bagi masyarakat yang tidak berhak menerima bantuan tersebut sebaiknya untuk diberikan kepada warga lain yang benar-benar membutuhkan yakni warga yang betul-betul miskin dan terdampak tetapi belum menerima bantuan apapun baik dari bantuan pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah daerah setempat.

“Kami mengingatkan juga yang mendapatkan bantuan dobel itu baik dari bantuan kota, provinsi dan pusat bisa dengan sadar menolak, melaporkan atau mempunyai itikad baik untuk mengembalikan dan memberikan bantuan tersebut kepada yang berhak dan sangat membutuhkan,” tutur Saelany saat memantau penyerahan  BLT APBD Kota Pekalongan.

Saelany mengingatkan, “juga yang mendapatkan bantuan dobel-dobel itu baik dari bantuan kota, provinsi, dan pusat bisa dengan sadar menolak, melaporkan atau mempunyai i’tikad baik untuk mengembalikan dan memberikan bantuan tersebut kepada yang berhak dan sangat membutuhkan,” sambungnya.

Diketahui BLT APBD ini dilakukan dua tahap yakni tahap pertama untuk  April dan Mei (dirapel) sebesar Rp400 ribu dan tahap kedua dilakukan pada  Juni mendatang sebesar Rp200 ribu yang disalurkan  untuk masyarakat terdampak Covid-19 ini se-Kota Pekalongan serentak dimulai pada hari Senin 11 Mei 2020 di 27 kelurahan yang ada di Kota Pekalongan.

Walikota berharap bantuan yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan sebaik-sebaiknya, sebagai wujud syukur yang harus diterima, terlebih pemerintah sudah mempunyai kepedulian kepada warganya, tidak hanya pemerintah saja tetapi juga lembaga, komunitas dan instansi lain juga saat ini banyak yang saling membantu di tengah pandemic Covid-19 ini. “Kami harap diharapkan bisa meringankan beban warga,” papar Saelany.

Sementara itu, Kepala Plt DinsosP2KB Kota Pekalongan Budiyanto mengungkapkan, penyaluran BLT ini dilakukan dua tahap. “Tahap pertama akan disalurkan kepada 33.086 warga dengan masing-masing menerima Rp400 ribu untuk dua bulan yakni Bulan April dan Mei, sementara untuk tahap kedua akan dibagikan pada Bulan Juni sebesar Rp200 ribu per KK,” jelasnya.

Budiyanto menambahkan, bagi yang belum terdaftar agar segera berkoordinasi dengan RT/RW setempat untuk diusulkan dalam JPS tahap berikutnya dengan catatan warga tersebut memang betul-betul tidak mampu dan belum menerima bantuan sama sekali baik dari bantuan PKH maupun bantuan sembako (BPNT) agar tidak adanya tumpang tindih data,” tandasnya.

Kunjungan Wali Kota didampingi Asisten Pemerintahan Soesilo dan Plt Dinsos-P2KB meninjau proses penyaluran BLT di empat kelurahan yakni Kelurahan Medono, Kelurahan Sapuro Kebulen, Kelurahan Noyontaansari, dan Kelurahan Banyurip. (Eva Abdullah)

Terkait
Diintai, dua pemakai sabu dibekuk

Kota Pekalongan, WartaDesa. - Unit Reskrim Polsek Pekalongan Selatan Polres Pekalongan Kota Polda Jateng, menangkap dua orang pelaku pemakai sabu-sabu berinisial Read more

Innalillahi! Satu pasien Korona Kota Pekalongan meninggal

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Innalillahi wa inna illaihi roji'un, satu pasien Korona yang menjalani perawatan di RSUD Kraton, S (56) Read more

Dindukcapil Kota Pekalongan buka layanan tatap muka kembali

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kota Pekalonan membuka kembali layanan administrasi kependudukan secara tatap muka. Demikian Read more

Rapid tes Pasar Grogolan, dua orang reaktif Korona

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Dua orang terindikasi reaktif Virus Korona (Covid-19) berdasarkan hasil rapid tes di Pasar Grogolan, Kota Pekalongan. Read more

Tags : bltJPSKota Pekalongan