WARTA DESA, PEKALONGAN – Semangat Hari Pahlawan di Kabupaten Pekalongan diterjemahkan menjadi aksi nyata. Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTA) DPC Kabupaten Pekalongan secara resmi memulai pembangunan ‘Rumah Syukur’ untuk warga kurang mampu di Desa Bukur, Kecamatan Bojong, pada Minggu (10/11/2025).
Aksi heroik yang menyentuh hati ini mendapat sambutan luar biasa dan apresiasi tinggi dari jajaran pemerintah daerah, menandai kolaborasi kuat antara ormas dan pemerintah dalam mengukuhkan nilai kepahlawanan.
Apresiasi Tinggi dari Camat dan Kesbangpol
Acara peletakan batu pertama, yang berlangsung khidmat di RT 07/RW 01 Desa Bukur, dihadiri oleh Camat Bojong, Farid, dan Perwakilan Badan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan, Sri Lestari, serta seluruh jajaran pengurus PCTA dari tingkat pusat hingga daerah.
Dalam sambutannya yang penuh makna, Camat Farid menegaskan bahwa kegiatan ini adalah teladan sejati dari nilai take and give (memberi dan menerima) dalam hidup.
“Ini sungguh luar biasa, sebuah kontribusi nyata yang sangat bermanfaat. Pembangunan rumah ini adalah tindakan mulia yang setara dengan semangat kepahlawanan. Kami percaya, balasan dari Gusti Allah tidak hanya berupa uang, tetapi bisa kesehatan, persaudaraan yang kuat, dan segala kebaikan lainnya. Terima kasih tak terhingga, PCTA!” tegas Camat Farid, memberikan pujian mendalam.
Senada dengan Camat, Perwakilan Kesbangpol, Sri Lestari, menyoroti pentingnya menjaga api kepedulian sosial.
“Kegiatan ‘Rumah Syukur’ ini adalah bukti konkret bahwa nilai kepahlawanan, yang identik dengan gotong royong dan kepedulian, masih hidup dan menyala di tengah masyarakat kita. Semangat persaudaraan seperti ini wajib kita jaga bersama,” ujarnya.
Simbol Kepedulian untuk Ibu Rohati
Penerima manfaat dari program mulia ini adalah Ibu Rohati, warga Desa Bukur yang kondisi rumah lamanya sudah tidak layak huni. PCTA menjadikan pembangunan ini sebagai simbol komitmen kemanusiaan yang tak terputus.
Ketua DPC PCTA Kabupaten Pekalongan, Didin Sungkono, menyatakan bahwa proyek ini adalah wujud nyata janji organisasi.
“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, DPC PCTA Kabupaten Pekalongan akan terus hadir dan berjuang untuk masyarakat. ‘Rumah Syukur’ ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol kuat dari kepedulian, persaudaraan, dan nilai kemanusiaan yang kami junjung tinggi di Hari Pahlawan ini,” tandas Didin Sungkono.
Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh unsur Forkompimcam Bojong bersama pengurus PCTA. Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur dan doa bersama, menandai dimulainya harapan baru bagi Ibu Rohati. (Rohadi)










