close
Sosial Budaya

Tangani rob, warga Mulyorejo urug jalan secara swadaya

urug mulyorejo

Tirto, Wartadesa. – Rob berkepanjangan yang terjadi di wilayah pantura Kabupaten Pekalongan sudah lebih dari satu tahun berjalan. Berbagai usaha dilakukan warga untuk melakukan penanganan rob ini, meski bukan penyelesaian terbaik, setidaknya mengurangi. Demikian disampaikan oleh Eko Riyanto, warga Mulyorejo yang pernah menulis surat terbuka buat Jokowi terkait rob, Jum’at (6/1).

[button type=”round” color=”” target=”” link=”https://www.wartadesa.net/setahun-rob-warga-inginkan-kehidupan-seperti-dulu/”]Baca: Setahun Terendam Rob, Warga Inginkan Kehidupan Seperti Dulu Lagi[/button]

[button type=”round” color=”” target=”” link=”https://www.wartadesa.net/setahun-kampungnya-terendam-rob-warga-mulyorejo-tirto-bikin-surat-terbuka-jokowi/”]Baca juga: Setahun Kampungnya Terendam Rob, Warga Mulyorejo Tirto Bikin Surat Terbuka Untuk Jokowi[/button]

Warga mengurug jalan Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan dengan batubara bekas limbah pabrik. “Warga secara swadaya melakukan pengurugan jalan utama, Rabu kemarin, biar nggak kerendem banjir rob,” ujar Eko.

Timbul, warga lainnya membenarkan hal tersebut. Saat ini  warga hanya mampu mengurug jalan dengan limbah pabrik. Dia berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk membantu warga terdampak rob.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada posko penanggulangan bencana dilokasi kejadian. “Posko banjir rob belum ada, sampai saat ini cuma tempat transit aja, itupun tempatnya di kantor kelurahan.” tutup Eko. ***(Eva Abdullah Ajis)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : mulyorejoRoburug jalan