Karanganyar, Wartadesa. – Kabar duka menimpa keluarga Hadi alias Tewot, warga Dukuh Pawitro, Desa Pododadi, Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Ia meninggal akibat terseret arus banjir di kali Sengkarang saat hendak menyeberang saat mandi bersama rekan-rekannya.
Kejadian yang berlangsung Kamis (05/03) sore kemarin tersebut bermula saat Hadi bersama Soni, Fatih dan Maman mandi di kali Sengkarang. Saat itu Hadi hanya berada di pinggir kali, namun kemudian, ia berniat menyeberangi kali.
Arus yang kuat, membuat Hadi tidak kuat meneruskan menyeberangi kali. Ia sempat meminta tolong teman-temannya. Mereka kemudian berusaha menolong Hadi dengan saling berpegangan tangan untuk meraih korban. Namun, rekan korban, Maman yang berada di pinggir kali tidak kuat menahan arus, korban pun terseret arus kali.
Ketiga rekan korban berniat untuk menyusuri sungai mencari korban, pada jarak 300 meter dari tempat kejadian, Soni Priyanto (26) turun ke sungai yang sudah agak dangkal dan melihat tubuh korban naik kepermukaan. Korban kemudian dievakuasi dari sungai.
Korban sempat dikasih nafas buatan dan memompa tubuh tetapi tidak bisa ditolong akhirnya rekan-rekan korban menghubungi keluarga dan dibawa ke rumah
Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom membenarkan atas kejadian tersebut. Menurutnya, sekitar pukul 19.00 WIB petugas Polsek Karanganyar menerima laporan tentang adanya orang tenggalam di kali Sengkarang Desa Pododadi Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan.
“Peristiwa terjadi yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, dan korban bernama Hadi alias Tewot warga Dukuh Pawitro Desa Pododadi Kecamatan Karanganyar. Adapun dari pemeriksaan petugas medis dr Yani Tri Basuki dari Puskesmas Karanganyar tidak ada tanda–tanda luka dan murni akibat tenggelam. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan otopsi, ” tuturnya. (Eva Abdullah)










