Jakarta, Wartadesa. – Wildan Defa Pangestu, remaja 18 Tahun asal Ketitangkidul Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan tewas mengenaskan dengan kepala bersimbah darah.

Remaja yang bekerja sebagai tukang kancing sebuah konveksi di Kota Bambu Utara 3 No 9 Rt 07/06 Palmerah, Jakarta Barat ini tidak dapat diselamatkan nyawanya saat dibawa ke rumah sakit.
Udin (20) menceritakan bahwa pada Sabtu (19/11) sekitar pukul 23.00 WIB, korban diajak pergi oleh orang yang tidak dikenalnya. Namun saat kembali pulang, korban dalam keadaan sekarat dengan luka dikepala. Demikian dilansir dari kriminalitas.com.
Melihat temannya dalam keadaan tak bernyawa, Udin mempertanyakan kejanggalan tersebut kepada rekan-rekan yang mengantarkan korban.
“Saya nanya ke mereka, gimana nih kok kaya gini teman saya, dia cuma jawab “Saya enggak tau mas, pas datang ke tempat aku udah kaya gitu”,” ujar Udin menirukan perkataan orang yang mengantar korban.
Sementara itu, di Pekalongan kabar meninggalnya Wildan menjadi pembicaraan hangat di media sosial.
Kautsar Alwi memposting dalam media sosial, Opo bnr cah ngon dewe kerja dadi tukang kncing nang jkt ono seng d bunuh cah duwet y?
Seng reti komen..
Kejadian td mlm jare, info dr bos Hilman Kurniawan.
Ahmad Sakhowi, membenarkan melalui komentarnya, YA BETUL DHE…TKP konveksine deket puny tonggoku cuman drg iso di hbgi,do sibuk ng rumah sakit sm kepolisian,penyebabe do ngoplo dhe..
Andi Nehan, mensinyalir kalau korban adalah warga Ketitangkidul melalui komentar di media sosial yang sama, Jgn2 mburi balai desa, tang kidul.
M Bagus Pamuji, membenarkan informasi bahwa korban adalah warga perumahan Ketitangkidul, Bojong “Menurut info Zaey Alam Syach kui bocah perubahan ntitang kang Kautsar Alwi” tulisnya dalam komentar di media sosial. ***(Buono)









