close
EkonomiSosial Budaya

Perkuat ekonomi kerakyatan, Banser-Ansor luncurkan Sorban

sorban

Kajen, Wartadesa. – Melihat kondisi perekonomian Ansor-Banser di Kota Santri yang masih banyak dibawah rata-rata, menjadikan Pimpinan Cabang Ansor Kabupaten Pekalongan mendirikan Sorban. Demikian disampaikan oleh Kautsar Alwi, Ketua Bidang Ekonomi, dalam wawancara dengan pewarta Wartadesa, Senin (21/11).

Ansor cabang Kab. Pekalongan mendirikan Sorban untuk menggerakkan ekonomi umat. Ujar Alwi kepada Wartadesa, Senin (21/11). Foto: dokumentasi Ansor
Ansor cabang Kab. Pekalongan mendirikan Sorban untuk menggerakkan ekonomi umat. Ujar Alwi kepada Wartadesa, Senin (21/11). Foto: dokumentasi Ansor

“Melihat kondisi perekonomian Ansor Banser kab. Pekalongan yang masih banyak di bawah rata-rata, serta kondisi organisasi yang selama ini masih belum bisa mandiri secar penuh dalam hal pemenuhan biaya-biaya keperluan organisasi, karena bagaimanapun perjalanan organisasi tak lepas dari biaya, yang selama ini masih ditanggung bersama dengan sistem kontengan (iuran-red.), juga seruan PP GP Ansor untuk kemandirian organisasi.” Ujar Alwi menjawab pertanyaan gagasan didirikanya Sorban.

Alwi menambahkan bahwa Sorban adalah wadah bisnisnya kader dan anggota Ansor dari tingkat ranting sampai cabang. Dengan keanggotaan seluruh kader dan anggota yang berminat untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Pemilihan nama Sorban sendiri diambil dari akronim Ansor dan Banser, Alwi menambahkan. Dalam kesempatan ini Alwi berharap agar seluruh kader bisa mendaftarkan diri dengan mengisi formulir pendaftaran.

“Untuk saat ini anggota Ansor otomatis bisa bergabung dengan Sorban. Untuk kedepannya tentu akan kita libatkan semua kader nahdhiyin, untuk awal di mulai dari Ansor dulu.” ujar Alwi.

Saikhul Alim, salah seorang pimpinan Cabang Ansor Kab. Pekalongan membenarkan hal tersebut. Saat ini Sorban menghimpun segala usaha yang dilakukan anggotanya. “Usaha apa saja, yang digeluti kader dan anggota Ansor,” menjawab pertanyaan apa saja usaha yang dihimpun oleh Sorban.

Menutup wawancara dengan keduanya, Sorban diharapkan menjadi pintu kemajuan ekonomi secara pribadi untuk kader dan anggota, dan kemandirian ekonomi secara organisasi.

“Ini masih bersifat internal, belum louncing (diluncurkan-red.) secara resmi, jadi masih penataan-penataan menuju louncing,
mulai dari pengadaan Ansor Expo, pelatihan desain bordir, pelatihan bisnis online serta pendataan potensi kader, terima kasih.” Tutup Alim. ***(Buono)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : AnsorBanserekonomi kerakyatansorban