close
Berita Desa

Warga Desa Lebakbarang Bersiap Gelar Upacara HUT Bangsa Indonesia ke-80 dengan Busana Adat Nusantara

lebakbarang

Warta Desa, PEKALONGAN –27-07-2025– Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Bangsa Indonesia, warga Desa Lebakbarang, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, antusias mempersiapkan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk upacara pengibaran bendera merah putih tingkat desa yang akan digelar dengan nuansa budaya Nusantara.

Persiapan dilakukan dengan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap tanah air. Salah satu bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan adalah rencana mengenakan busana adat Nusantara dari berbagai daerah, sebagai simbol kebhinekaan dan wujud nyata nasionalisme.

“Dengan memakai pakaian adat Nusantara, kami ingin menunjukkan kecintaan kami terhadap budaya bangsa dari Sabang sampai Merauke. Apalagi Desa Lebakbarang ini punya nilai sejarah tinggi, pernah menjadi pusat pemerintahan darurat Karisedanan Pekalongan,” ujar Gondo Suripto, warga setempat, Minggu (27/7/2025).

Gondo menegaskan, dalam kondisi apapun, warga tetap akan menjaga marwah Desa Lebakbarang dengan menggelar upacara tingkat desa. Selain itu, acara juga akan dilanjutkan dengan karnaval budaya dan hiburan rakyat untuk memeriahkan HUT ke-80 kemerdekaan.

“Walaupun beredar isu bahwa upacara tingkat kecamatan akan dipindahkan ke Timbangsari, kami warga Desa Lebakbarang tetap siap menyelenggarakan upacara sendiri di lapangan pusat pemerintahan Lebakbarang,” tegasnya.

Diketahui, wacana pemindahan lokasi upacara oleh pemerintah Kecamatan Lebakbarang ke Desa Timbangsari menuai tanggapan beragam. Pasalnya, selama ini lapangan pusat pemerintahan Kecamatan Lebakbarang menjadi lokasi utama upacara setiap tahunnya.

Namun demikian, warga Desa Lebakbarang memastikan hal tersebut tidak akan mengurangi semangat mereka dalam merayakan hari kemerdekaan.

“Kemerdekaan ini milik seluruh rakyat Indonesia. Kami akan tetap mengibarkan sang saka merah putih di tanah kami sendiri,” ujar Joe Kriting, tokoh pemuda setempat.

Rapat koordinasi tingkat desa terkait persiapan upacara telah digelar sebelumnya, melibatkan unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pemuda.

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari rapat tingkat kecamatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta dari instansi wilayah perkantoran menyatakan siap mengikuti kebijakan pimpinan. Meski demikian, warga Desa Lebakbarang tetap berharap agar perayaan pengibaran bendera di pusat pemerintahan Desa Lebakbarang dapat dilestarikan dan dijadikan tradisi setiap tahunnya. (Rohadi)

QR Code

Terkait
Longsor Lebakbarang, evakuasi material dilanjutkan pagi ini

Lebakbarang, Wartadesa. - Longsor kembali terjadi di Desa Mendolo Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, semalam, Ahad (06/01) sekitar pukul Read more

Eksostisme Plalar, perpaduan jembatan gantung dan perbukitan indah

Menikmati keindahan Dukuh Plalar di Desa Timbangsari Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan jelas membutuhkan usaha keras. Namun perjuangan dengan medan yang Read more

Meriahnya perayaaan HUT 112 Kota Pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Perayaan HUT Ke-112 Kota Pekalongan berlangsung meriah. Ribuan warga tumplek-blek (tumpah ruah) memadati beberapa ruas jalan Read more

Tergerus air hujan, Jalan Karanggondang rusak

Karanganyar, Wartadesa. - Rusaknya jalan ruas Lebakbarang-Karanganyar di Dukuh Karanggondang Desa Lebakbarang Kabupaten Pekalongan dikeluhkan oleh warga. Menurut warga, rusaknya Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : HUT RIlebakbarangPekalongan