close
Hukum & Kriminal

Warga Gringsing geger penemuan mayat tersangkut pada penahan gelombang

korban pembunuhan

Batang, Wartadesa. – Warga Desa Yosorejo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang tiba-tiba geger dengan kabar ditemukannya mayat yang mengambang di pinggir Kali Khuto, mayat tersebut tersangkut pada penahan gelombang kali bersama tumpukan sampah dan batang pohon, Jum’at (8/12).

Menurut Yusuf, anak kecil, warga desa setempat, dia menuturkan bahwa dirinya dipanggil oleh orang yang sedang mancing di lokasi tersebut,  “Tadi saya dipanggil dan disuruh melihat ada mayat oleh orang yang sedang mancing, kemudian saya berlari dan melaporkan ke warga lainnya,” ujar Yusuf.

Setelah Yusuf melaporkan kepada warga, merekapun berdatangan untuk melihat penemuan mayat tersebut.

Menurut Kapolsek Gringsing, AKP Sugiyanto, jenazah diperkirakan sudah 10 hari lebih dalam kondisi mengambang di sungai. Selanjutnya, mayat dibawa ke RSUD Soewondo Kendal untuk dilakukan otopsi, “Kami telah mengevakuasi mayat dan membawanya ke RSUD Soewondo Kendal untuk menjalani identifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

Sugiyanto menambahkan mayat yang ditemukan ini diduga merupakan pelaku pembunuhan Pegawai BRI.
Informasi yang ia dapat bahwa terduga pelaku melompat dari jembatan Kali Kutho. “Jadi penemuan mayat ini segera saya sampaikan kepada Satreskrim Polres Kendal untuk mengecek apakah mayat ini merupakan pelaku yang mereka cari,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Aris Munandar yang datang ke lokasi bersama saksi terakhir yang bertemu korban, Mulyadi, yang merupakan sopir mobil rental yang disewa oleh pelaku pada Rabu (22/11) malam, mengatakan bahwa menurut Mulyadi, pelaku yang bernama Jumadi  menceritakan kepadanya bahwa dirinya  terbelit hutang. Saat melintas di jembatan Kali Kutho, Jumadi meminta diberhentikan mobilnya. Setelah itu Jumadi berlari dan melompat ke dalam sungai.

“Melihat dari pakaian yang ia kenakan mirip dengan pelaku saat terakhir kali bertemu,” ujar Aris Munandar.

Untuk mengecek kebenaran data, Aris Munandar mengungkapkan akan melakukan tes DNA dan ciri-ciri yang lain dengan dipadukan keterangan keluarga pelaku. “Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah mayat ini merupakan orang yang kami cari, dari keterangan saksi bahwa pakaian yang dikenakan mayat ada kemiripan dengan yang pelaku pakai. Namun tetap kami pastikan hal itu dengan Tes DNA,” lanjutnya. (WD, Foto dan Sumber: Tribun)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : mayat mengambangpelaku pembunuhan