close
segel

Pemalang, Wartadesa. – Ratusan warga Desa Pendowo, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang menyegel diduga warung remang-remang di pinggiran jalan raya Pendowo-Bodeh, Rt. 05/06 Kecamatan Bodeh, Ahad (08/09) malam.

Penyegelan yang dilakukan warga merupakan tindak lanjut dari sosialisasi dan surat pernyataan yang ditandatangani bersama pemilik warung dengan warga yang diketahui oleh Muspika Bodeh, pada 20 Agustus 2019 sebelumnya.

Warga menyegel tiga lokasi diduga digunakan untuk maksiat, yakni, warung remang-remang Plus Swike, Cave Karauke, dan sebuah pondasi yang siap dibangun untuk pengembangan karaoke. Ketiganya dalam satu komplek di Jalan Raya Pendowo, Bodeh.

Namun penyegelan warga diduga sudah bocor, saat warga datang untuk menyegel, tidak ada aktivitas apapun di lokasi. “Aksi penyegelan malam ini tidak ditemukan aktivitas apapun, bahkan pemilik Room Karaoke, si Willy (45) juga tidak ditempat, sedangkan pemilik warung Swike Komariyah (46) berada dilokasi warung tersebut.” Tutur Supriyadi.

Supriyadi mengungkapkan bahwa penyegelan warung remang-remang lantaran adanya dugaan bahwa warung sering terjadi keributan dan meresahkan warga. “Aksi tersebut dilakukan atas aduan warga, kalau akhir-akhir ini sering terjadi ribut, dan hal ini kerap disampaiakan oleh warga yang merasa resah dengan aktivitas yang ada diwarung remang-remang tersebut,” ujarnya.

Supriyadi yang mendapatkan aduan tersebut kemudian sengaja masuk dan melihat warung remang-remang, dan disana didapati minuman keras (miras), pemandu lagu (PL), dan room (ruang karaoke). “Kami sengaja masuk dan melihat diwarung itu betul tersedia minuman keras (Miras) dan didapati ada Room serta Pemandu Lagu (PL). Kemudian kerap terjadi keributan dilokasi,” lanjutnya.

Menurut Supriyadi, warung remang-remang yang berkedok warung makan dan dikenal warung (Gopret), diketahui tidak memgantongi ijin resmi, mereka kerap kali tutup hampir pagi pukul 03.00 WIB.  Tiap malam bebas secara legal mereka menyediakan miras beralkohol tinggi. “Hal ini jangan sampai merambat ke warung lainnya,” katanya.

Supriyadi berencana untuk menutup warung swike belakang balaidesa setempat beberapa waktu mendatang, “sebentar lagi akan kami tegur,” pungkasnya. (Sumber: Media Online)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : warga segel warung remang-remang