close
KesehatanLayanan Publik

Warga Tanggeran Paninggaran Bingung dengan Pelayanan RSUD Kajen, Pasien Bolak-balik Tanpa Penjelasan Diagnosa

IMG-20250713-WA0003
Pasien sedang dirawat di RSUD Kajen. Foto: Rohadi/Warta Desa

Warta Desa, Pekalongan, 12 Juli 2025 – Keluarga Teguh, warga Desa Tanggeran , Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, mengeluhkan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kajen yang dinilai membingungkan dan kurang komunikatif.

Menurut keterangan keluarga, Teguh sempat dirawat selama tiga hari oleh dr Mansyur di RSUD Kajen. Namun, saat pulang, pihak keluarga mengaku tidak mendapatkan penjelasan yang jelas terkait diagnosa penyakit yang diderita Teguh.

“Setelah pulang dari rumah sakit, kami tidak tahu pasti sakitnya apa. Dua hari di rumah kondisi Teguh malah semakin lemah, akhirnya kami bawa lagi ke RSUD Kajen,” ungkap salah satu anggota keluarga saat ditemui di rumah sakit, Sabtu (12/7/2025).

 

Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), kebingungan keluarga semakin bertambah. Pasalnya, dokter jaga justru menyarankan agar Teguh dirawat jalan dan mengutarakan bahwa kamar penuh serta diperbolehkan pulang, padahal keluarga berharap pasien dapat dirawat inap agar kondisinya segera pulih.

“Kami mohon agar Teguh dirawat inap biar sembuh total. Akhirnya sekarang Teguh dirawat di Ruang Alamanda 01,” tambah keluarga dengan nada cemas.

 

Saat dikonfirmasi oleh keluarga pada pukul 18.20 WIB, perawat jaga menjelaskan dengan sopan dan ramah bahwa dokter memang tidak memberikan penjelasan diagnosa di ruang perawatan. Pihak keluarga disarankan untuk langsung menemui dokter guna menanyakan keterangan diagnosa pasien.

Direktur RSUD Kajen, dr Imam, saat dikonfirmasi awak media mengatakan akan segera mengkroscek kronologinya dan mengundang awak media ke bagian pengaduan untuk kejelasan lebih lanjut.

Hingga berita ini ditulis, pihak RSUD Kajen belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan keluarga pasien tersebut. Warga berharap pelayanan rumah sakit dapat lebih komunikatif dan transparan dalam menyampaikan diagnosa serta tindakan medis kepada keluarga pasien, agar tidak menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran di kemudian hari. (Rohadi)

 

QR Code

Terkait
Dinyatakan Meninggal di RSUD Kajen, Warga Karanggondang Sempat Hidup Kembali Saat Tiba di Rumah

Warta Desa, Pekalongan, 28 Juni 2025 – Peristiwa mengejutkan terjadi di Desa Karanggondang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Seorang warga bernama Suryo Read more

Mahasiswa UIN Alami Kecelakaan di Pertigaan Wangandowo Bojong, Dilarikan ke RSUD Kajen

Warta Desa, Pekalongan – Sebuah kecelakaan terjadi di pertigaan Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu (10/3/2024). Insiden ini melibatkan dua Read more

PT Kanza Sejahtera Belum Selesaikan Upah Pekerja Proyek Gedung Kartini RSUD Kajen

Warta Desa, Kajen – Sejumlah pekerja proyek pembangunan Gedung Kartini RSUD Kajen mengeluhkan belum dibayarkannya sisa upah mereka oleh PT Read more

Pemuda Asal Desa Kalipancur Hajar Pria di Kos-Kosan karena Cemburu, Korban Dilarikan ke RSUD Kajen

Warta Desa, Pekalongan, 9 Januari 2025 – Seorang pemuda bernama DN, warga Desa Kalipancur, tersulut emosi setelah memergoki pacarnya, DS, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : PekalonganRSUD Kajen