Warta Desa, Pekalongan, 13 Juli 2025 – Desa Botosari, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, dikenal luas sebagai sentra home industri kerajinan sapu songket. Menurut Ridwan, salah satu tokoh masyarakat setempat, sekitar 80 persen warga Desa Botosari menggantungkan hidupnya dari membuat sapu songket.
Dalam satu bulan, ribuan sapu songket hasil produksi warga dikirim ke berbagai kota di Jawa Tengah, tidak hanya dipasarkan di wilayah Pekalongan saja. Permintaan pasar yang stabil membuat usaha kerajinan ini terus berkembang dari tahun ke tahun.
Selain mengandalkan kerajinan sapu songket, masyarakat Botosari juga menekuni sektor pertanian dan peternakan. Banyak warga yang memanfaatkan waktu luang untuk bertani dan memelihara ternak, terutama usaha penggemukan sapi.
“Alhamdulillah, masyarakat di sini merasa nyaman dan sejahtera. Kami bisa berkarya di rumah membuat sapu, sambil bertani dan beternak. Semua saling mendukung kebutuhan sehari-hari,” ujar Ridwan.
Keberadaan home industri sapu songket ini menjadi contoh nyata kemandirian ekonomi desa yang memadukan keterampilan kerajinan tangan dengan potensi pertanian dan peternakan. (Rohadi)










