close
KesehatanLayanan Publik

Warga terpapar Korona Pemalang tambah empat orang

klaster taman
Ilustrasi. Tim Gugus Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Tutuko Raharjo mengumumkan klaster Taman beberapa waktu lalu

Pemalang, Wartadesa. –  Jumlah warga Kabupaten Pemalang yang terpapar Korona (Covid-19) bertambah empat orang. Satu diantaranya merupakan klaster Sokowangi. Total hingga Senin (13/07) jumlah keseluruhan yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 59 orang. Rinciannya 21 orang masih menjalani perawatan, 35 orang dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Juru Bicara Penanganan Covid 19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan swab tes  terhadap 168 orang dari klaster Taman. Dari jumlah itu, satu orang dengan inisial T (55) jenis kelamin perempuan terkonfirmasi positif Covid-19. Dia merupakan hasil penelusuran keluarga yang positif Korona dari Desa Sokawangi sebelumnya.

Selain itu, masih menurut Tutuko Raharjo, penambahan positif Covid-19 juga terjadi di wilayah lain yaitu inisial N (66), yang tinggal di Kecamatan Taman; YS (26), laki laki tinggal di Kecamatan Bantarbolang; dan SS (88), perempuan warga Kecamatan Comal.

“Untuk inisial T memiliki riwayat kontak fisik dengan pasien yang kebetulan masih keluarga dari Sokawangi, dan untuk SS yang dari Comal juga sama memiliki riwayat masih keluarga yang dulu terkonfirmasi positif corona,” kata Tutuko.

Selain penambahan positif Covid-19, dua pasien dinyatakan sembuh atas nama  SU (40), laki laki warga Kecamatan Taman, dan AA (27), laki laki dari Kecamatan Comal. “Dua orang yang di nyatakan sembuh saat ini telah dikembalikan kepada keluarga untuk menjalani pemulihan di rumah masing masing,” katanya.

Terkait dengan penambahan positif Korona di Kecamatan Taman,  Tim Gugus Tugas Covid-19 juga telah melakukan monitoring dan sosialisasi kepada masyarakat mulai 9 hingga 23 Juli 2020. “Monitoring dan sosialisasi akan terus dilakukan selama 14 hari, untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan selalu jaga jarak, cuci tangan dan memakai masker,” kata Tutuko. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : pemalangpositif korona