close
Sosial Budaya

Wuih … nekad banget orgil ini, kaca Pos Polisi Wiradesa dilempar batu

orgil lempar kaca pos polisi

Wiradesa, Waradesa. – Untung aksi yang tergolong sangat nekad ini dilakukan oleh orang tak waras. Kalau tidak? Bisa berabe urusannya. Seorang Wanita yang diduga gila nekad, melempar batu hingga memecahkan kaca Pos Polisi di perempatan Gumawang, Wiradesa Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (11/9) pukul 06.30 WIB.

Peristiwa tersebut di ketehui personil Polsek Wiradesa Polres yang sedang menjalankan tugas sehari – hari melakukan PH pagi ( penyeberangan jalan ke masyarakat disaat di pagi hari ) di seputaran pos gumawang, kemudian terdengar suara kaca pecah, cukup lumayan keras kemudian petugas langsung berlari menuju sumber suara, sesampai di lokasi bertemu tukang becak yang biasa mangkal di belakang pos. Berkata jika kaca pos polisi itu pecah di lempar seorang wanita.

Tersangka yang sudah di ketahui masih ada disekitar lokasi langsung di amankan petugas, karena kuat dugaan tersangka ini mengalami gangguan jiwa dilihat dari rekasi sesaat melakukan aksinya melakukan perusakan.

Sesampainya di Polsek tersangka di serahkan ke Unit pelayanan diterima oleh Aiptu Made Sudiana, saat di lakukan penggeledahan barang bawaan terdapat beberapa lembaran uang kertas ribuan dan Ktp non Elektronik An. Erma Sucihandayani, 25 Th, Dk. Mrican Kel. Kepatihan Kec. Wiradesa Kab. Pekalongan.

Dijelaskan pula oleh seorang perempuan yang diduga terganggu jiwanya itu, Sdri. Erma Sucihandayani tersebut jika penyebab ia melempar batu ke jaca Pos Polisi karena agar warga tidak berani kepadanya dan mengata ngatai ia gila, tuturnya.

Aitpu Sudiana menambahkan, Jika kita lihat keberanian nya melempar batu ke Pos Polisi tersebut diikuti bicara lainnya yang tidak jelas arahnya dari keterangan saksi di sekitar lokasi tadi.

Selanjutnya pelaku pelemparan batu diserah terimakan di Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat / RPSBM milik Pemerintah Kota Pekalongan. Menurut petugas RPSBM Casno, bahwa  Erma Sucihandayani pada 2016 juga pernah di rawat satu minggu di tempat tersebut dan karena dianggap sudah sehat lalu diserahkan kepada bapak kandungnya, Sugianto di Kel. Kuripan Pekalongan. (Humas Polres Pekalongan)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : pos polisi dilempar batu