Kajen, Wartadesa. – Pemerintah Kota Santri tengah menyiapkan Rp. 300 juta untuk pelantikan DPRD Kabupaten Pekalongan. Uang ratusan juta tersebut digunakan untuk tiga kali pelantikan, yakni pelantikan anggota, pelantikan pimpinan dan pelantikan angguta susulan, lantaran ada tiga anggota dewan yang tengah menjalankan ibadah haji.
Tiga caleg terpilih hasil Pemilu 2019 tidak ikut dilantik pada tanggal 14 Agustus 2019, sebab tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Ketiga caleg ini adalah Saeful Bahri dan Masbukhin dari PKB, dan Saeful Arif dari Gerindra.
Siti Badiyah Apriyanti, Kasubag Humas Sekretaris Dewan mengatakan dalam pelantikan yang akan dihelat pertengahan bulan ini, total undangan yang disebar untuk pelantikan tahap pertama, sebanyak 935, pelantikan kedua 300 undangan, pun pelantikan ketiga sebanyak 300 undangan.
Badiyah mengungkapkan Rp. 300 juta tersebut akan digunakan untuk operasional pelantikan, termasuk pengadaan seragam bagi 45 anggota dewan terpilih.
Sementara itu, Hindun, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan mengatakan bahwa caleg terpilih pada Pemilu 2019 ini ada 22 wajah baru dan 23 incumbent. 12 di antaranya merupakan caleg perempuan. “Jumlahnya hampir imbang antara wajah baru dan incumbent. Pada tanggal 14 Agustus nanti yang dilantik 42 orang, karena tiga anggota terpilih menunaikan ibadah haji. Ketiganya akan dilantik setelah menunggu penetapan ketua definitif sesuai dengan aturannya,” ujarnya kemarin.
Hindun menambahkan bahwa anggota dewan nantinya harus sergera menyesuaikan tupoksinya di DPRD. Berupa fungsi budgeting, legislasi, dan kontroling. “Tidak memandang anggota baru dan lama, semua harus melaksanakan tupoksinya sehingga bisa menjalankan tugasnya dengan baik sesuai aturan. Harapannya, untuk bisa bekerja lebih maksimal bersama dengan pemerintah mengawal pembangunan di Kabupaten Pekalongan,” lanjutnya. (Eva Abdullah)










