Batang, Wartadesa. – Sedikitnya 40 orang ‘gila’ akibat menggunakan narkoba, mereka mengalami kerusakan syaraf hingga harus menjalani rehabilitasi. Demikian disampaikan oleh Teguh Budi Santoso, Kepala BNN Kabupaten Batang dalam upacara memperingati Hari Anti Narkoba, Jum’at (14/7).
“Penyalahgunaan psikotropika paling banyak didominasi kalangan remaja dan pemuda. Ada 40 orang yang mengalami kerusakan syaraf, alias gila dan saat ini tengah proses rehabilitasi,” ujarnya.
Jumlah 40 orang tersebut adalah para pecandu yang sudah dengan sadar diri melaporkan ke BNN untuk dilakukan proses rehabilitasi.
Teguh menambahkan, 40 orang yang mengalami kerusakan syaraf tersebut tengah menjalani proses rehabilitasi dan akan menjalani program pasca rehabilitasi selama 6 bulan. Setelah itu baru bisa melakukan interaksi dengan masyarakat kembali.
“Yang berbahaya itu, mereka menyalahgunakan obat-obatan dan dikonsumsi berlebihan serta bukan peruntukannya. Akibatnya syarafnya yang kena,” tutur Teguh.
Untuk proses rehabilitasi, BNN Batang akan bekerjasama dengn RSUD Kalisari Batang, RS Qim, Klinik Baitul Iksam Gringsing dan Limpung Medical Center. Pungkas Teguh. (WD, detik)










