
Kajen, Wartadesa – Kiprah Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sudah tidak di ragukan lagi, peranya dalam kegiatan baik sosial, keagamaan maupun yang bersifat bela negara. Pun demikian dalam acara peringatan Hari Santri Nasional di kabupaten Pekalongan, keluarga besar Banser kabupaten Pekalongan nampak siaga di titik-titik strategis termasuk pengawalan dan pengawasan dizona kegiatan. Mereka nampak berbaur dan bersinergi dengan aparat yang lain.
Peringatan Hari Santri Nasional kabupaten Pekalongan digelar sejak Jum’at (21/10) kemarin hingga hari ini. Pendopo Bupati menjadi tempat utama pagelaran hajat warga kota Santri selama dua hari ini.
Keluarga besar Banser kabupaten Pekalongan melalui Komandan Provost, Tohirin ketika di konfirmasi terkait dedikasi Banser pada acara Peringatan Hari Santri Nasional di kabupaten Pekalongan menjelaskan, Ada sekitar 700 anggota yang di terjunkan dan aktif dari awal hingga keseluruhan acara berakhir.
“Semua anggota Banser sejak pendidikan dasar sudah komitmen untuk mengabdikan diri pada masyarakat, bangas dan Agama, kami selalu siap setiap saat jika di butuhkan, meskipun terik matahari ataupun hujan itu bukan suatu halangan bagi kami” sebut Tohirin.
Saya juga mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada semua anggota yang sudah bertugas, termasuk kepada keluarga anggota Banser karena waktu berkumpul bersama keluarga terkurangi, mudah-mudahan akan membawa berkah karena sudah berkorban tenaga dan waktu, pungkas Tohirin, Sabtu (22/10) ketika di tanya di sela-sela tugasnya. ***(Eva abdullah)









