close
Layanan PublikSosial Budaya

Agustus jalan tak mulus, warga Tangkil Tengah kembali blokir jalan

desa tangteng
Bhabisna Desa Tangkil Tengah didampingi kepala desa menyisihkan material untuk pemblokiran jalan yang dipasang warga.

Kedungwuni Wartadesa. – Berkali-kali warga Desa Tangkil Tengah melakukan “Aksi Senyap” pemblokiran jalan kabupaten ruas desanya. Aksi kali ini dipicu setelah menunggu janji dari Pemkab Pekalongan bahwa akhir Agustus 2018, perbaikan jalan sudah dilakukan. Nyatanya hingga pertengahan Septermber, jalan masih berupa “jeglongan sewu”.

Warga, Jum’at dinihari memasang berbagai material untuk memblokade jalan. Aksi senyap tersebut sudah berkali-kali, hal tersebut dipicu karena kondisi jalan yang rusak dan dilalui oleh truk dam pengangkut tanah. Seorang warga menyebut bahwa kemungkinan aksi dilakukan karena perbaikan jalan yang dijanjikan akhir Agustus belum terealisasi. “Mungkin karena nunggu janji perbaikan jalan yang kemarin belum dipenuhi mas …” Tuturnya.

Baca: https://www.wartadesa.net/warga-tangkiltengah-masih-blokir-jalan/

https://www.wartadesa.net/kisah-senyap-warga-tangkiltengah-blokir-jalan/ 

Kesal sepanjang tahun jalan rusak, warga Tangkiltengah blokade jalan

https://www.wartadesa.net/tak-segera-diperbaiki-warga-tangkiltengah-blokir-jalan/ 

Seperti dilaporkan Wartadesa sebelumnya, aksi warga beberapa kali digelar pada bulan Mei 2018. Sempat ada audiensi antara warga, pemdes, Muspika Kedungwuni dan perwakilan DPU/Taru. Pihak Pemkab menjanjikan bahwa akhir Agustus 2018, jalan sudah diperbaiki, saat itu, perwakilan audiensi menyebut proses perbaikan masih dalam tahapan lelang.

Agar jalan bisa dilewati lagi,  Bripka Ali Masruri,  bersama Kepala Desa Tangkil Tengah dibantu warga membuka blokade jalan yang dilakukan oleh warga. Jalan dibuka sekira pukul 06.30 WIB.

“Kami akan lakukan koordinasi kepada pemerintah desa khususnya kepala desa dengan adanya permasalahan ini supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga dengan kerja sama ini permasalahan segera selesai sehingga tidak menimbulkan efek berkelanjutan,” ungkap Bripka Ali Masruri. (WD)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : blokir jalantangkil tengah