Bojong, Wartadesa. – Santer beredar kabar warga akan memblokade jalan, jelang mediasi antara warga Desa Duwet Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan dengan pihak penggarap proyek tol, jika tidak ada kesepakatan alias deadlock. Ahad (14/5).
Isu yang beredar, warga Duwet akan menutup akses jalan raya Bojong. Akan tetapi warga urung melaksanakanya, kendati mediasi belum menemukan titik temu kesepakatan ataupun perjanjian warga dengan pihak penggarap tol terkait dampak lingkungan yang di timbulkan.
Keputusan warga Duwet untuk tidak menutup jalan adalah wujud dari sikap warga negara yang baik dalam mendukung program pembangunan pemerintah.
“Tadinya kami berniat untuk menutup akses jalan jika tuntutan kami tidak di indahkan, akan tetapi meskipun hari ini belum juga ada kesepakatan kami tidak melakukanya, atas nasehat dan saran dari Muspika dan Kepolisian.” Kata Narindra Warga setempat, Ahad (14/05).
Narindra menambahkan bahwa pada intinya warga mendukung pembangunan jalan tol, namun warga berharap agar pembangunan tersebut juga memperhatikan keselamatan warga, “Kami tentu mendukung program pembangunan dari pemerintah, tapi tolong masyarakat jangan dirugikan, dan saat ini kami masih bisa bersabar, sambil melihat perkembangan mediasi Rabu (17/5) mendatang ” imbuhnya.
Di tempat yang sama Kapolsek Bojong, Akp I Wayan Suandi mengucapkan terimakasih kepda masyarakat khususnya warga Duwet yang telah melaksanakan mediasi dengan tertib.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada warga Desa Duwet yang sudah tertib dan berfikir jernih dalam proses mediasi tadi. Kami berharap jangan ada tindakan yang nantinya malah merugikan masyarakat itu sendiri,” imbau Kapolsek Bojong saat dilokasi. ( Eva abdullah )
Link terkait:










