close
blokir-sragi
  • Aksi blokir jalan di Sragi

Sragi, Wartadesa – Warga mengisi drum yang digunakan untuk memblokade jalan, hanya sekitar empat drum yang digunakan warga sehingga akses jalan Raya Sragi-Bojong masih bisa di lalui. Massa melakukan aksi hanya untuk mendapatkat perhatian serius dari pihat terkait pengerjaan jalan tol.

Blokir jalan. Warga mengisi drum dengan air untuk memblokir jalan Sragi. Jum'at (18/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa
Blokir jalan. Warga mengisi drum dengan air untuk memblokir jalan Sragi. Jum’at (18/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa

Pada saat warga sedang sibuk menata drum, mendadak keseriusan mereka pecah lantaran dikejutkan oleh suara sepeda motor jatuh tak jauh dari lokasi, beberapa dari mereka langsung bergegas menuju ke tempat kejadian, teryata benar ada pengguna jalan yang terpeleset.

[button type=”round” color=”” target=”” link=”https://www.wartadesa.net/kesal-dampak-pembangunan-tol-warga-blokir-jalan/”]Baca: Kesal dampak pembangunan tol, warga blokir jalan[/button]

Ketika ditanya oleh warga, pengguna jalan yang terpeleset tersebut bernama Nandar, warga asal Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang. “Jalanya sangat licin sehingga saya sulit nengendalikan motor saya, saya akan pulang ke Comal” pungkas Nandar.

Sebelumnya Wartadesa melaporkan, bahwa warga Sragi Kabupaten Pekalongan memblokir jalan yang menghubungkan wilayah Bojong – Sragi. Akibatnya jalan tidak bisa dilewati kendaraan road empat.

Dari hasil investigasi di lapangan, hal ini dipicu oleh kekesalan warga, lantaran akses jalan di wilayah tersebut licin akibat aktivitas pengerjaan tol Pemalang- Batang di wilayah tersebut. Bahkan tak sedikit korban jatuh terpeleset, dan ada pula yang harus medapat perawatan medis. (Eva abdullah)

Tags : blokir jalanDemoPekalonganSragiTol Pemalang Batang