Banjarnegara, WartaDesa. – Akses jalan yang menghubungkan Desa Sewidak dan Desa Bandar, Banjarnegara lumpuh akibat tanah ambles yang terjadi pada Jum’at (18/12) kemarin.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara mengungkapkan bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut memperparah kondisi ruas jalan yang sebelumnya telah rusak karena tanah bergerak pada awal Desember 2020.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara, Budi Wahyono mengatakan bahwa hujan deras yang terus mengguyur menyebabkan ruas jalan yang ambles mencapai 50 meter.
“Sebelumnya ruas jalan tersebut sudah mengalami kerusakan karena pergerakan tanah yang terjadi pada awal Desember, namun hujan deras yang terus mengguyur mengakibatkan kondisi pagi ini makin parah hingga mencapai radius 50 meter,” ujar Budi.
Tanah ambles sedalam satu meter hingga 2,5 meter, lanjut Budi. Hal tersebut membuat tim gabungan yang menuju lokasi mengalami kesulitan lantaran wilayah perbukitan dan jalan yang terputus. “Kondisi jalan ambles sangat berbahaya sehingga untuk sementara ini tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” katanya.
Akibatnya, lanjut Budi, dua desa tersebut terisolir untuk sementara waktu.
BPBD setempat mengerahkan alat berat untuk menangani amblasnya tanah tersebut. “Pagi ini tim tanggap darurat dari BPBD dan unsur lainnya sudah bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan. Upaya perbaikan jalan terus dilakukan dengan bantuan alat berat atau manual dan pengecoran,” kata Budi. (Bono)










