close
Hukum & Kriminal

Anak bunuh ibu, diduga karena pengaruh miras atau obat terlarang

anak bunuh ibu
Pelaku pembunuhan ibu kandung menjalani pemeriksaan intensif Polresta Pekalongan

Pekalongan, Wartadesa. – Dugaan penyebab anak  bunuh ibu kandungnya, yang dilakukan oleh Agus Rukhin (18), warga Sokoduwet Kecamatan Pekalogan Selatan, Kota Pekalongan ternyata bukan karena gangguan jiwa, melainkan karena pengaruh obat-obatan terlarang atau minuman keras. Demikian diungkapkan oleh Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandy Sitepu.

“Jadi sejauh penyelidikan yang kami lakukan, aksi tersangka karena pengaruh minuman oplosan, atau obat-obatan terlarang. Tes urine sementara dilakukan karena tiga jam tadi pelaku kesulitan mengeluarkan urinenya,” ujar AKBP Ferry Sandy Sitepu.

Sebelumnya pihak kepolisian mengungkapkan bahwa dugaan penyebab pembunuhan ibu kandung yang dilakukan korban karena pelaku mengidap gangguan kejiwaan. Dugaan tersebut berdasar keterangan keluarga.  Namun, dari hasil penyelidikan secara intensif, polisi menyimpulkan jika pelaku terpengaruh obat-obatan saat menghabisi nyawa ibunya.

Ferry menyebut bahwa kondisi kejiwaan pelaku relatif normal. “Tapi kami belum dapat memastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan dokter yang lebih berkompeten untuk memeriksa kejiwaan pelaku,” lanjutnya.

Pihak kepolisian mengalami kesulitan saat memeriksa Agus Rukhin lantaran pelaku diam seribu bahasa saat dimintai keterangan petugas.  Penyidik pun sampai minta bantuan salah satu kakak kandung pelaku untuk menenangkan pelaku serta agar pelaku mau menjawab pertanyaan penyidik.

Seperti diberitakan Warta Desa sebelumnya, diduga karena mengalami gagguan kejiwaan, R (18) pemuda asal Kelurahan Sokoduwet Gang 19, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan tega menggorok ibu kandungnya, Toyibah (40) dengan arit (bendo). Rabu (21/11).

Kejadian diperkirakan sekitar pukul 10.00. WIB tersebut, kontan saja membuat warga sekitar geger. Petugas kepolisian setempat yang datang ke lokasi kejadian, berhasil mengamankan pelaku di tempat kejadian perkara.

Pelaku yang merupakan anak kandung korban, langsung diamankan ke kantor kepolisian setempat. Sementara itu, petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwajib. Namun diduga pembunuhan ibu kandung ini dilakukan karena sang anak megalami gangguan kejiwaan. (WD)

 

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : anak bunuh ibu