close
Layanan PublikSosial Budaya

Begini arti empat marka jalan yang harus diketahui

marka

Pemalang, Wartadesa. – Ada yang berbeda saat ini ketika melintas di jalur Pantura Pemalang. Beberapa titik ruas Pantura terdapat marka baru yang sedang dibuat oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah 10 Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pembuatan marka dilakukan untuk mengurangi dan melindungi siswa-siswi yang melintas maupun menyeberang jalur Pantura Pemalang agar terhindar kecelakaan lalu-lintas. Demikian menurut Rus, salah seorang pekerja, Rabu (11/04).

Menurut petugas pembuat marka, ada empat jenis marka yang saat ini sedang dikerjakan, pertama, marka segitiga kuning (biku-biku) yang berarti dilarang parkir. Kedua, Zona Selamat Sekolah (Zoss) berupa kotak merah yang berarti bahwa lokasi tersebut berdekatan dengan lokasi sekolah.

Ketiga, garis-garis atau lebih dikenal zebracross yang artinya tempat untuk menyeberang, dan terakhir, pita pengadu atau rembel yang berarti perhatian untuk mengurangi kecepatan berkendara.

Rus, yang merupakan pelaksana pembuatan marka mengungkapkan bahwa terdapat empat titik yang saat ini sedang digarap. “Pembuatan marka ini ada 4 titik yaitu SMK Muhammadiyah Ulujami, SD N 01 Sidorejo Comal, SD N 01Pesucen, SD N 2 Petarukan, Bertujuan untuk keselamatan siswa-siswi yg bersekolah terlebih yg melintasi jalur pantura yg sangat padat kendaraan besar.” Ujarnya.

Rus menambahkan, selain pembuatan marka, petugas akan melengkapi dengan rambu-rambu berupa lampu kuning, “Tidak cuma marka, nanti juga akan dilengkapi rambu rambu lampu kuning (warning light) di setiap markanya.” Tambahnya.

Rus berpesan agar pengguna jalan mengurangi kecepatan berkendara saat melintas di beberapa titik tersebut untuk mengurangi resiko kecelakaan. (Eky Diantara)

Tags : marka