close
Hukum & Kriminal

Buron enam tahun, koruptor pupuk subsidi dibekuk

buron

Pemalang, WartaDesa. – Dua tesangka pelaku tindak pidana korupsi pupuk subsidi PG Sumberharjo yang sempat buron selama enam tahun, berhasil dibekuk jajaran Polres Pemalang. Tersangka RH (73) dan RS (53) merupakan pengurus koperasi petani tebu rakyat (KPTR) Raksa Jaya Pemalang.

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho  mengatakan dua tersangka tersebut ditangkap atas dugaan keterlibatan kasus tindak pidana korupsi penyalahgunaan pupuk subsidi PG. Sumberharjo sejumlah 1017,5 ton pada tahun anggaran 2012 dan sejumlah 280 ton pada tahun anggaran 2013.

Ronny menambahkan, tindak pidana korupsi dilakukan  dengan memanfaatkan ijin pelaksanaan tebu rakyat kemitraan kerjasama operasional (KSO) untuk membuat rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) fiktif tanpa melalui mekanisme sesuai petunjuk pelaksanaan dari kementrian pertanian, serta mencantumkan nama-nama yang tidak sesuai dengan kelompok tani yang terdaftar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).

Kemudian, RDKK fiktif tersebut diserahkan pada kedua tersangka yang merupakan pengurus koperasi petani tebu rakyat (KPTR) Raksa Jaya Pemalang.

“Namun, KPTR Raksa Jaya Pemalang langsung mengirimkan RDKK fiktif tersebut ke perusahaan pupuk, tanpa melalui dinas pertanian Kabupaten Pemalang,” jelas Ronny, Selasa (06/10).

Setelah pupuk subsidi turun di gudang PG. Sumberharjo, pupuk subsidi tersebut digunakan oleh PG. Sumberharjo untuk pemupukan lahan, dan digarap sepenuhnya tanpa melibatkan kelompok tani. Lanjut Ronny.

Dari hasil audit investigasi pada 14 juli 2014 sampai dengan 16 april 2015, BPKP Jawa Tengah menemukan kerugian negara untuk masa tanam tebu tahun 2012-2013 sebesar 2,92 milyar rupiah.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) atau 3 UU nomor 39 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 20 penjara. (Humas Polres Pemalang)

Terkait
Hiburan boleh digelar pada siang hari dengan pembatasan

Pemalang, WartaDesa. - Pemkab Pemalang akhirnya memperbolehkan digelarnya kegiatan sosial budaya, seni pertunjukan dalam bidang keagamaan maupun hajatan, dengan membatasi Read more

Kabur saat ketahuan gasak toko kelontong, warga Ambowetan dibekuk

Pemalang, WartaDesa. - Meski sempat kabur saat ketahuan menggasak (mencuri) toko kelontong Jaya, AP (25), warga Ambowetan, Ulujami, Pemalang, berhasil Read more

Hari pertama penutupan sementara tempat hiburan di Pemalang dipantau Bupati

Pengusaha Karaoke Minta Mall dan Tempat Keramaian Ditutup Pemalang, WartaDesa. - Bupati Pemalang, Junaedi memantau pelaksanaan Surat Edaran (SE)  Nomor Read more

Tempat hiburan dan keramaian di Pemalang ditutup 1-14 Oktober 2020

Pemalang, WartaDesa. - Pemkab Pemalang akhirnya menutup sementara tempat hiburan malam dan pusat-pusat keramaian lainnya. Keputusan tersebut diambil setelah rapat Read more

Tags : korupsi pupuk subsidipemalangPG Sumberharjo