close

Video

Video

Video: Malam 10 Muharram warga Lebakbarang gelar pawai obor

pawe

Lebakbarang, Wartadesa. – Untuk memperingati bulan Suro (jawa) atau Muharram, warga Lebakbarang menggelar pawai obor keliling. Pawai yang digelar pada malam 10 Muharram ini berlangsung meriah. Seluruh warga berduyun-duyun mengikuti gelaran ini, Kamis (20/09) malam. Berikut videonya.

 

Laporan pewarta warga: Budi R Setiawan

selengkapnya
Sosial BudayaVideo

Video: Arak-arakan Penganten Glepung dalam Pesta Giling Sragi

pesta giling

Sragi, Wartadesa. – Warga Sragi Kabupaten Pekalongan melakukan arak-arakan (mengarak) Penganten Glepung dalam Pesta Giling Sragi, Ahad (29/04). Arak-arakan tersebut sebagai tanda dibukanya Pesta Giling yang dilakukan oleh Pabrik Gula Sragi. Pesta Giling juga dimeriahkan dengan gelaran aneka hiburan warga dan pedagang kaki lima yang menggelar lapak, warga Pekalongan biasa menyebut mereka dengan Pasar Tiban.

[srizonfbvidsingle id=1617661918330669] [srizonfbvidsingle id=1330208413782879]

(Eva Abdullah)

selengkapnya
Layanan PublikVideo

Video: Demo Forum Masyarakat Peduli Dampak Proyek Tol, tuntut perbaikan jalan.

demo tol

Bojong, Wartadesa. – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Dampak Proyek Tol menggelar aksi menuntut PT PBTR melakukan perbaikan jalan yang rusak akibat mobilitas truk dam pembawa material tol, di jalan raya Bojong-Wiradesa, tepatnya pertigaan Ketitang, Bojong. Rabu (25/04)

[srizonfbvidsingle id=1613531908743670] [srizonfbvidsingle id=1327367050733682]
selengkapnya
Video

Video: Kecewa jalan tak segera diperbaiki kontraktor tol, warga Bojong blokade Jalan

blokade jalan

Bojong, Wartadesa. – Warga Bojong melakukan aksi blokade jalan lantaran kecewa dengan tidak diresponnya tuntutan warga agar pelaksana proyek tol PT PBTR melakukan perbaikan jalan yang rusak di jalur Bojong hingga Wiradesa. Aksi warga digelar Jum’at (27/04)

[srizonfbvidsingle id=1615310498565811]

 

selengkapnya
Layanan PublikVideo

Video warga ini keluhkan kondisi sejumlah jalan di Pemalang

video warga kondisi jalan pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Kondisi sarana-prasarana jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah dikeluhkan oleh warga. Salah satunya akun Fibantul Elevent (Sedyo) yang menyuarakan keprihatinannya dalam laman pribadinya.

Pada Ahad (25/03) dia mengunggah video tentang kondisi ruas Jalan Raya Taman Pemalang, akibat pembangunan jalan tol Pemalang-Batang, jalan rusak parah dan sudah dua tahun belum diperbaiki.

[srizonfbvidsingle id=1923954167634793]

Ini konon imbas proses pembuatan jalan Tol… Dan ini sdh 2tahun pemandangan jalan raya yg berubah jd kolam ikan lele dan mujair…. Apakah bisa segera diperbaiki atau hanya akan jadi isapan jempol belaka…. Faktanya sgt membahayakan bagi pemakai jalan raya namun aman bagi sapi dan kebo utk berendam memanjakan diri biar gak melulu di sawah berendemnya. Tulis Fibantul Elevent.

Kondisi jalan di Desa Jrakah Kecamatan Pemalang juga memprihatinkan. Fibantul Elevent mengungkapkan dalam videonya sebagai berikut,

[srizonfbvidsingle id=1923954167634793]

Bekas aspal yg paling pinggir sdh mulai melebar masuk ke pekarangan orang….

SEMOGA Alloh beri pencerahan hati kpd para pemimpin yg berwenang…aamiin

Desa JRAKAH kecamatan TAMAN kabupaten PEMALANG.

Selain itu, kondisi jalan di Desa Sokawangi Taman tidak jauh berbeda dengan dokumentasi video-video yang diunggah diatas,

[srizonfbvidsingle id=1923948400968703]

Ini konon dulu katanya jalan raya…. Tp faktanya jd gombangan lele dan tempat mandi sapi n kebo….
Apakah bener2 akan kembali jadi jalan raya yg baik n benar??? Yg bisa jawab pejabat berwenang.

Desa Sokawangi Kecaman TAMAN kabupaten PEMALANG, propinsi JAWA TENGAH

Sama halnya kondidi jalan di Desa Kejambon Kecamatan Taman,

[srizonfbvidsingle id=1923940760969467]

Lihatlah fakta dilapangan… Semoga yg berwenang segera ambil kebijakkan utk memperbaiki pemandian sapi ini agar bisa jadi jalan raya…..
Desa Kejambon Kecamatan Taman Kabupaten PEMALANG Jawa Tengah.

Di Desa Gondang Kecamatan Taman, kondisi jalan tak jauh berbeda dengan desa-desa di Kecamatan Taman lainnya, berikut videonya,

[srizonfbvidsingle id=1923938310969712]

Desa Gondang kecamatan Taman Kabupaten Pemalang Jawa Tengah…. Semoga yg berwenang bisa segera memperbaiki gombangan tempat adus sapi/kebo agar bs jadi jalan raya yg sepatutnya.

Dalam setiap video yang diunggah oleh Fibantul Elevent, warga ini berharap agar pihak berwenang bisa segera memperbaiki kondisi jalan tersebut. (Eva Abdullah dari sumber akun media sosial Fibantul Elevent)

selengkapnya
Layanan Publik

Warga berharap Bupati Pekalongan bangun jembatan Kalijambe-Pantianom

jembatan-pantianom

Sragi, Wartadesa. – Paska diresmikannya jembatan Karangjati (Jatimulyo) yang menghubungkan Desa Karangjati-Wuled dan jembatan Begal (Tunjung) yang menghubungkan Sragi-Desa Tunjungsari oleh Bupati Pekalongan, Rabu (21/03). Warga Desa Kalijambe, Pantianom dan sekitar berharap agar orang nomor satu di Kota Santri tersebut juga memperhatikan jembatan di wilayah mereka.

[srizonfbvidsingle id=1080026538760879] Kondisi jembatan Kalijambe ini memprihatinkan, padahal jembatan tersebut merupakan akses utama warga sekitar. Video: Eva Abdullah/Wartadesa.

Irfan, warga Kalijambe menungkapkan bahwa jembatan Kalijambe-Pantianom kondisinya sangat memprihatinkan, “Jembatan Kalijambe-Pantianom kondisinya memprihatinkan, padahal jembatan tersebut merupakan jalur utama bagi warga,” tuturnya.

Baca: Jembatan kalijambe-pantianom rusak parah

Jembatan Kalijambe yang menghubungkan antara Desa Kalijambe dan Desa Pantianom dibangun pada jaman penjajahan, kini kondisinya sangat memprihatinkan karena banyak lubang-lubang yang terabaikan.

Pihak Pemerintah Desa Pantianom mengungkapkan kepada Wartadesa bahwa mereka sudah melakukan perbaikan beberapa kali, namun tetap saja jembatan ini selalu bermasalah, baru tiga bulan diperbaiki langsung ada yang berlubang lagi.

Perbaikan yang dilakukan hanyalah mengganti balok-balok yang berlubang dan tidak ditutup dengan aspal, maka dari itu penduduk disekitarnya ingin jembatan yang menghubungkan dua desa itu bisa ditangani lebih serius bukan hanya diganti baloknya tapi seharusnya jembatan itu dibongkar dan dicor agar lebih kuat jika dilintasi truk-truk besar.

Sebelumnya, Wartadesa menulis bahwa  jembatan yang menjadi sarana transportasi mayarakat sekitar ini tidak lagi dapat berfungsi maksimal lantaran tingkat kerusakanya parah. Beberapa titik jembatan tersebut sudah rusak, dan nampak bolong, jika tidak hati-hati pengguna jembatan bisa  berpotensi kecelakaan.

Masyarakat sekitar dengan sukatela memberi tanda agar pengguna jembatan lebih berhati-hati dan tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Salah satu warga sekitar jembatan, Eko, mengatakan warga sekitar secara sukarela selalu berupaya membenahi jembatan ala kadarnya.

“Jembaan itu rusak sudah lama sekali, warga sekitar kadang menebang pohon untuk membenahi jembatan yang bolong.” Kata eko.

Jembatan yang memiliki Lebar kurang lebih lima meter dan panjang lebih dari duapuluh meter ini memang nampak ramai dipergunakan oleh masyarakat Sragi-Bojong dan sekitarnya termasuk anak sekolah. Jembatan terbagi menjadi tiga jalur. Jalur tengan yang praktis tidak berfungsi dan dua jalur damping yang masih digunakan oleh masyarakat, itupun harus ekstra hati-hati.

Pemerintah Desa Kalijambe Kecamatan Sragi, melalui Sekdes setempat, Hasanudin, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/10/2016) mengatakan, jembatan Kalijambe-Pantianom dulu pernah diperbaiki akan tetapi sekarang rusak lagi.

“Jembatan tersebut sangat besar fungsinya karana menjadi sarana penghubung masyarakat banyak, terutama pada musim panen, karena rusak petani terdekat harus mencari jalan lain yang lebih jauh, kami berharap pemerintah segera memperbaikinya,” ucap Hasanudin. (Eva abdullah)

selengkapnya