close
demo kedungjaran

Sragi, Wartadesa. – Demo warga Kedungjaran dari semalam hingga siang hari ini, Kamis (6/4) akhirnya membuahkan hasil. Kontraktor pembangunan tol ruas Pemalang-Batang, PT SMJ berjanji memenuhi tuntutan warga Kedungjaran. Janji tersebut dituangkan dalam nota kesepakatan yang ditandatangai oleh perwakilan warga dan Ahmad Suryono, Projek Manager PT Sumber Mitra Jaya (SMJ) bermaterai.

[button type=”3d” color=”” target=”” link=”https://www.wartadesa.net/warga-kedungjaran-blokir-jalan-hentikan-truk-material-tanah-tol-tanpa-penutup-terpal/”]Baca: Warga Kedungjaran Blokir Jalan, Hentikan Truk Material Tanah Tol Tanpa Penutup Terpal[/button]

Seperti yang diberitakan Wartadesa sebelumnya, sejak pukul 22.00 wib, Rabu (5/4) puluhan warga menggelar aksi dengan menghentikan truk bermuatan material tanah urugan tol. Aksi yang dilanjutkan pagi harinya hingga siang hari Kamis (6/4).

Warga geram karena berkali-kali tuntutan warga terkait dengan dump-truk bermuatan tanah urugan tol tidak ditutup dengan terpal hingga membuat banyak kecelakaan. Selain itu juga beban berat truk menyebabkan saluran Pamsimas warga rusak dan tidak berfungsi, saluran irigasi rusak dan jalan desa pun rusak parah.

Setelah aksi penghadangan truk tersebut, akhirnya pihak kontraktor yang diwakili oleh Ahmad Suryono dari PT SMJ, didampingi oleh aparat Polres Pekalongan dan Koramil Sragi melakukan audiensi dengan perwakilan warga didampingi oleh Kepala Desa Kedungjaran Saridjo.

Warga mempertanyakan kontraktor, karena setiap tuntutan warga selalu di ping-pong. “Katanya suruh minta ke PT Waskita …dari PT Waskita … katanya suruh minta ke PT SMJ. Kami sebagai orang kecil jadi bingung, harus minta pertanggungjawaban kepada siapa,” ujar salah satu perwakilan warga.

Menjawab tuntutan warga, perwakilan dari PT SMJ bersedia memenuhi tuntutan warga, “Kami akan segera memenuhi tuntutan warga, mulai dari timur dulu kemudian ke arah barat untuk perbaikan jalan desa,” ujar Ahmad Suryono.

Sementara itu, Saridjo, Kepala Desa Kedungjaran meminta kepada kontraktor untuk segera memenuhi tuntutan warga. “Apabila njenengan tidak memenuhi tuntutan warga sesuai dengan nota perjanjian yang ditanda tangani hari ini, kami tidak bertanggung jawab apabila nantinya Anda (kontraktor) langsung bertemu dengan warga.” ujarnya.

Sementara, dari hasil nota kesepakatan hari ini yang ditandatangani oleh kontaktor dan warga dengan diketahui oleh Kapolsek Sragi, AKP Sukirwanta berisi,

  1. Untuk dump-truk yang tidak ditutup dengan terpal untuk ditilang oleh aparat dan untuk diputar balik
  2. Melakukan perbaikan jalan khususnya mulai jembatan Kedungjaran sampai balaidesa dengan teknis
    1. pemasangan ondarlah dengan batu blondos
    2. pemasangan LPB
    3. pelaksanaan pengecoran sebelah -menyebelah
    4. pelaksanaan akan dimulai pengecoran hari Sabtu tanggal 8 April 2017 dan pengecoran sebelahnya dilakukan setelah umur beton memenuhi lebih kurang 15 hari.
    5. untuk ruas jalan yang akan diperbaiki yaitu Sragi-Pait dan Sragi-Bojong. dan untuk di desa-desa yang dilalui untuk proyek tol
    6. penyiraman dilakukan minimal dua jam sekali
    7. apabila dari pihak PT SMJ tidak dapat memenuhi apa yang menjadi tuntutan warga, kami siap dilaporkan kepada BPTR selaku pengelola jalan tol dan siap diberikan sanksi hukum

Sragi, 6 April 2017

Saksi, AKP Sukirwanta

Perwakilan warga,

Pihak I, Ahmad Suryono

(Bono, Didiek Harahap)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : demo toldemo tol Pemalang-Batang