Pemalang, Wartadesa. – Ratusan petani Kabupaten Pemalang yang tergabung dalam Petani Bersatu untuk Pemalang (Petualang) menggelar aksi demo di Kantor Bupati Pemalang, menolak kartu tani yang dianggap menyusahkan petani. Demo yang digelar pada Jum’at (27/04) sekitar pukul 09.00 WIB.
Dalam aksinya, ratusan petani melakukan longmarch (aksi jalan kaki) dari Alun-Alun Pemalang ke Kantor Bupati. Dalam aksi longmarch tersebut, para petani menyuarakan penolakan pemberian kartu tani yang justru menyusahkan para petani.
“Kartu tani tidak mendukung produksi petani dan hanya dijadikan alat untuk mengatur peredaran serta distribusi pupuk. Ini justru menambah persoalan bagi petani,” ujar Koordinator Lapangan Aksi Sudarto dalam orasinya dikutip dari Radar Tegal.
Menurut Sudarto, saat ini petani malah susah mendapatkan pupuk dengan kartu tani, “Jika petani tidak mempunyai tabungan, petani tidak bisa mendapatkan pupuk. Belum lagi syarat lain mendapatkan kartu tani, petani harus menunjukkan surat tanah/sertifikat tanah atau surat pajak tanah sebagai acuan untuk RDKK,”
Selain menyuarakan penolakan mereka, para petani juga menggelar spanduk dan poster bertuliskan Buruh Tani Tak Butuh Kartu Tani, Petani Pemalang Tolak Kartu Tani, Petani Tak Butuh Kartu Tani, dan lainnya.
“Kami Petani Bersatu untuk Pemalang menolak kartu tani dan meminta pemerintah untuk mencabut kartu tani dengan alasan yang sudah kami sampaikan tadi,” ungkap Sudarto. (Sumber: Radar Tegal)










