close
Layanan Publik

Petani masih enggan gunakan kartu tani

kartu tani

Pekalongan, Waradesa. – Petani di Kota dan Kabupaten Pekalongan masih enggan menggunakan kartu tani. Pasalnya petani diharuskan menyimpan dana terlebih dahulu atau menabung sebelum kartu tersebut bisa digunakan.

Data dari PT Pertani Kota Pekalongan, hingga saat ini pemegang kartu tani di Kota Batik baru 300 dari ribuan petani yang ada. Menurut Ari Budiarto, staf PT Pertani Kota Pekalongan, para petani kurang minat menggunakan kartu tani karena metode harus menyimpan terlebih dahulu.

Baca: Opo tumon tuku mess ditakoni KTP?

Ari menambahkan, selama ini petani lebih memilih membeli kebutuhan bertani seperti pupuk, bibit dan pestisida secara langsung di kios tani. “Untuk pembelian bersubsidi sebagian besar petani selama ini memilih untuk membeli di kios secara langsung sesuai kebutuhan dengan uang tunai dan engan menggunakan kartu tani.” Ujarnya Selasa (06/02).

Hal yang sama dirasakan petani di Kabupaten Pekalongan, Jalidin, petani asal Desa Tangkil Kulon Kecamatan Kedungwuni kabupaten Pekalongan mengaku lebih memilih membeli kebutuhan bertani secara langsung ketimbang menggunakan kartu tani.

Beberapa waktu lalu petani sulit untuk mendapatkan pupuk. Misalkan ada, pun di luar wilayah para petani. Sementara petani tidak biasa menggunakan kartu tani, lantaran untuk menggunakan kartu tersebut petani harus menabung (memasukkan sejumlah uang ke dalam rekening kartu tani).

“Misal nganggo kartu tani, bae susah … soale kudu nabung neng kertune ndisik. Padahal kan petani ora iso nabung sik (jika menggunakan kartu tani, sangat susah … soalnya petani harus menabung terlebih dahulu. Padahal kan petani tidak bisa menabung–karena kondisi yang tidak memungkinkan),” tutur Riful, yang menemani bapaknya, Jalidin. Kamis (01/02).

Kelangkaan pupuk di Kabupaten sudah beberapa waktu terjadi. Jenis pupuk yang langka yaitu jenis urea dan phonska. (Eva Abdullah, Foto: Ilustrasi)

 

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kartu tanipupuk langka