Kajen, Wartadesa. – Pengembangan pariwisata di Kota Santri dengan mengedepankan kearifan lokal akan bisa dibangun bersama duta wisata. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan, Bambang Irianto, Senin (06/03) kepada Wartadesa di kantornya kemarin.
Melalui pariwisata, kearifan lokal, sejaran, seni dan budaya, sumber daya alam dan potensi ekonomi kreatif, jika dikembangkan secara serius dan menyeluruh akan mendukung pendapatan warga Kota Santri. Tutur Bambang setelah menggelar rapat persiapan pelaksanaan Pemilihan Duta Wisata Kabupaten Pekalongan di ruang rapat Dinporapar, kemarin.
“Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan merupakan satu kegiatan pencarian bakat para pemuda-pemudi Kabupaten Pekalongan yang mempunyai kepribadian, etika dan penampilan yang rupawan,” jelas Bambang.
Selain itu, pemilihan Mas dan Mba Duta Wisata ini juga mensyaratkan pemuda-pemudi terbaik Kota Santri yang berwawasan serta menguasai materi kepariwisataan yang handal dengan berkomunikasi yang baik. Lanjut Bambang.
“Tugas duta wisata terpilih, selanjutnya membantu pemerintah dalam mempromosikan potensi-potensi wisata di Kabuaten Pekalongan sehingga dapat menarik wisatawan dan meningkatkan jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Pekalongan.” Ujar Bambang.
Bagi warga Pekalongan yang berminat mengikuti ajang bergengsi ini, dapat mendaftar langsung ke kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata di Jalan Teuku Umar Kajen. Informasi lanjut bisa melalui media sosial https://www.facebook.com/Duta-Wisata-Kabupaten-Pekalongan-1510200635881970/ atau twitter di @DWKabPekalongan.
Pendaftaran dibuka mulai tanggal tiga April hingga tujuh Juli 2017. Jika tertarik dan ingin mengembangkan wisata dengan kearifan lokal di Kota Santri, tidak ada salahnya untuk mengikuti ajang ini, asalkan berusia 17-24 Tahun dan memiliki tinggi badan 160 cm untuk perempuan dan 170 cm untuk laki-laki. (Bono)










