Batang, Wartadesa. – Dua pelaku pemukulan disertai dengan penyiraman air keras kepada gadis cantik yang bekerja di apotik RSUD Kalisari, Nur Asriyah (22) warga Desa Dringo Rt. 03/01 Kecamatan Wonotunggal, hingga saat ini masih diburu petugas. Demikian disampaikan Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono.
Seperti diberitakan Wartadesa sebelumnya, Nur Asriyah menjadi korban pemukulan dan penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal saat hendak pulang selepas bekerja. Akibatnya gadis cantik yang tidak mau diajak kembali menjalin hubungan dengan tunangannya ini mengalami luka lepuh pada wajah dan kakinya.
[button type=”3d” color=”” target=”” link=”https://www.wartadesa.net/sempat-dipukul-gadis-cantik-disiram-air-keras/”]Baca: Sempat Dipukul, Gadis Cantik Ini Disiram Air Keras[/button]
[button type=”3d” color=”” target=”” link=”https://www.wartadesa.net/gadis-cantik-diduga-disiram-air-keras-sudah-cantik/”]Baca juga: Gadis Cantik Yang Diduga Disiram Air Keras Ini Sudah Cantik Lagi[/button]
“Kami masih mengumpulkan keterangan sekaligus mencari dua pelaku tersebut agar secepatnya bisa ditangkap,” kata AKBP Juli.
Orang tua korban, Sunaryo mengatakan kepada Antara Jateng, semula anaknya sudah divonis oleh dokter tidak bisa melihat karena terkena siraman yang diduga air keras itu. “Semula, dokter RSUD menyarankan anaknya dirujuk ke RSUD Kariadi Semarang untuk mendapatkan perawatan. Akan tetapi, kini kondisinya membaik meski penglihatannya belum pulih sepenuhnya,” katanya.
Kasus yang menimpa Nur Asiyah ini menjadi perhatian dan sorotan warga Batang dan sekitarnya. Baik dalam perbincangan antar warga maupun di lini masa media sosial. (WD, antara)










