close
Hukum & Kriminal

Dihajar Scorpio, penjaga malam terkapar

tabrakan skorpio
Korban, penjaga malam yang tertabrak motor Scorpio mengalami luka parah

Simalungun, Wartadesa. – Sariman (55) warga Lorong VIII Perluasan Kelurahan Serbelawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun Sumatera Utara terkapar setelah ditabrak sepeda motor Yamaha Scorpio yang dikendarai Syahputra Hasibuan (24) warga Marihat Tengah Serbelawan Jumat (28/12) subuh sekira pukul 01.10 WIB.

Sariman yang berprofesi sebagai penjaga malam, seusai memukul tiang listrik tanda waktu jam 01.00 Wib, dari arah kantor polisi bergerak menuju pos jaga niat bergabung dengan rekan lainnya di halaman depan Bank Mandiri.

Dengan Sepeda motor bebeknya merk Nasha BK 5846 NH dia mengambil jalan ke kanan mendekati TKP.. Namun tanpa diduga dari arah berlawanan datang Putra yang mengendarai Yamaha Scorpio warna biru BK 3488 TI lalu terperogok tak terkendali. Braaakkkk!!!.

Suara benturan keras mengundang perhatian warga di tengah malam gerimis dan melihat kedua pengendara sudah terkapar diam yang selanjutnya mengubungi pihak satlantas.

Kaposlantas Dolok Merangir Aiptu Sampe Pasaribu didampingi Bripka Andre SRG dan Bripka Sarma STG saat olah TKP mengatakan kepada wartadesa.net “Kedua korban, Sariman mengalami luka berat dilarikan ke RS Vita Insani dan Putra luka ringan di RS Horas Insani kodya P Siantar serta kedua sepeda motor telah diamakan sebagai barang bukti. (wd-mlu/red)*

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian